Ini Kata Ketum LT Syarikat Islam Terkait Praktik Demokrasi

Habermas, demikian Hamdan uraikan bahwa dalam suatu negara modern yang timpang dibutuhkan demokrasi yang deliberatif, butuh komunikasi, kompromi dan arahan. Tidak patut lebih liberal lagi.

Baca Juga :  Jasa Raharja Sinergi dengan 2.317 Rumah Sakit untuk Kemudahan Penanganan Korban Kecelakaan

Lajutnya, Islam mengenal syura, sesudah sepakat dalam satu keadaan maka bertawakkallah kepada Allah, kemudian penegakan hukum harus menjadi sendi dalam demokrasi kita. (red)