Jasa Raharja Salurkan Santunan Kecelakaan Nataru Rp8,2 Miliar

Jasa Raharja bersama anggota Polres Cirebon Kota menyalurkan santunan kepada keluarga korban kecelakaan yang melibatkan mobil pick up E-8928-BE yang tertabrak Kereta Api Tawang Jaya Premium. Foto: Humas Jasa Raharja

SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Jasa Raharja telah menyalurkan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Jumlah santunan tersebut mencapai Rp8,2 miliar.

Plt Direktur Utama Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana mengatakan, penyaluran santunan tersebut telah dilakukan hingga Jumat (26/12/2025). Santunan tersebut mayoritas diberikan kepada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas.

Hal itu disampaikannya seusai evaluasi bersama Korlantas Polri dan Jasa Marga di Command Center Km 29, Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat. “Sampai dengan hari ini kami sudah membayarkan untuk meninggal dunia terutama sebesar Rp 8,2 miliar,” ujar Dewi.

Baca Juga :  DPRD Tebo Gelar Rapurna, Penyampaian Pengantar Ranperda LPJ APBD 2024

Dewi mengungkapkan, jumlah santunan pada periode Nataru tahun ini mengalami penurunan sebesar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut sejalan dengan berkurangnya angka kecelakaan lalu lintas selama masa libur Natal dan Tahun Baru.

“Turun 23 persen dibanding tahun lalu,” katanya. Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyebut angka kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia juga mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga :  Hadiri Wisuda dan Angkat Sumpah Perawat Lulusan Akper SS Ke-23, Begini Pesan Ketua PPNI Bungo

Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi, penurunan korban fatalitas mencapai sekitar 23,23 persen. “Hasil analisa dan evaluasi menunjukkan bahwa korban laka lantas dengan fatalitas korban itu menurun 23,23 persen,” ucapnya.

“Jadi korban meninggal dunia turun 23,23 persen,” kata Irjen Agus. Meski demikian, Irjen Agus menegaskan pihaknya akan terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas selama masa arus libur Nataru. (Ais)