Full Day School Kembali Viral: Pro dan Kontra di Kalangan Orang Tua dan Siswa

Ilustrasi siswa sekolah dasar sedang belajar di dalam kelas seharian penuh, menunjukkan suasana fokus dan kelelahan. Gambar: AI

Apa Kata Netizen dan Pakar Pendidikan?

Di media sosial, banyak orang tua mengungkapkan keprihatinan mereka dengan tagar #TolakFullDaySchool. Mereka mengeluhkan anak-anak jadi stres dan waktu kebersamaan keluarga makin berkurang.

Sementara itu, pakar pendidikan dari berbagai universitas menyarankan agar penerapan sistem ini dilakukan secara bertahap dan tidak dipaksakan seragam untuk seluruh wilayah.


Kesimpulan: Perlukah Full Day School Diterapkan Kembali?

Pendidikan ideal harus mempertimbangkan kesiapan semua pihak—siswa, guru, sekolah, hingga orang tua. Sistem Full Day School memang punya keunggulan, tetapi juga membawa tantangan besar jika tidak diiringi dengan persiapan matang dan fasilitas memadai.

Baca Juga :  Serah Terima Siswa Baru SMPN 3 Tebo, Berlangsung Penuh Haru
Baca Juga :  Sanggar Kreatif Albarqy, Solusi Mudah Baca Al-Qur'an Dalam Waktu 3 Bulan

Diskusi tentang Full Day School yang kembali viral ini menunjukkan bahwa pendidikan bukan hanya soal kurikulum, tapi juga soal kesejahteraan semua pihak yang terlibat.

Editor: Madi