Riwan mengatakan Tungkal Creative Movement akan terus bergerak kedepannya pada wilayah-wilayah sosial. “Kalau pemuda tidak memiliki ruang dalam berkarya maka buat ruang sendiri,” tegas Riwan.
Hal senada juga disampaikan oleh Rahmawati perwakilan dari KNPI, Komunitas kopi dan Specialprenuer yang akrab disapa Ira mengaku antusias dengan kegiatan seperti ini.
” Acara yang sebenarnya kita tunggu-tunggu setelah beberapa tahun tidak membuat acara semacam ini. Apalagi ini merupakan kegiatan kepemudaan. Karena pemuda butuh wadah untuk berkreasi, aktivitas, menciptakan inovasi,” ungkap Ira.
Ira berharap acara ini terus berjalan kedepannya, dengan saling merangkul antar komunitas membuat kegiatan serupa. “Semoga pemerintah juga bisa melirik kegiatan pemuda dan memberikan ruang untuk kreativitas,” harap Ira. (str)









