7. Kurangi Gangguan Saat Belajar
Konsentrasi sangat penting ketika mempelajari materi baru. Notifikasi ponsel, media sosial, video, atau aktivitas lain dapat mengganggu perhatian.
Karena itu, cobalah menciptakan lingkungan belajar yang lebih tenang. Letakkan ponsel jauh dari jangkauan atau aktifkan mode yang dapat membatasi notifikasi selama sesi belajar.
Belajar dengan fokus dalam waktu yang lebih singkat dapat lebih bermanfaat daripada duduk berjam-jam tetapi perhatian terus teralihkan.
8. Berikan Waktu Istirahat
Belajar efektif bukan berarti harus terus-menerus berada di depan buku. Tubuh dan pikiran juga membutuhkan waktu untuk beristirahat.
Gunakan sesi belajar yang teratur dan sisipkan waktu istirahat. Setelah beristirahat, kembali belajar dengan target yang jelas.
Pola seperti ini dapat membantu menjaga konsentrasi sehingga kegiatan belajar tidak terasa terlalu melelahkan.
9. Campurkan Materi dan Jenis Latihan
Jika memiliki beberapa mata pelajaran, jangan selalu belajar satu materi yang sama dalam waktu sangat panjang.
Materi atau jenis soal dapat dikombinasikan secara terencana. Strategi yang dikenal sebagai interleaving dapat membantu siswa berlatih membedakan konsep atau jenis persoalan yang berbeda.
Contohnya, setelah menyelesaikan beberapa soal Matematika, siswa dapat beralih ke Bahasa Indonesia atau IPA sebelum kembali mengulang materi Matematika pada sesi berikutnya.
10. Evaluasi Hasil Belajar
Setelah selesai belajar, lakukan evaluasi sederhana. Tanyakan kepada diri sendiri: materi apa yang sudah dipahami, bagian mana yang masih sulit, dan apa yang perlu dipelajari kembali?
Evaluasi seperti ini membantu siswa mengetahui kekurangan dalam proses belajarnya. Dengan begitu, waktu belajar berikutnya dapat difokuskan pada materi yang memang masih belum dikuasai.
Cara belajar efektif tidak selalu berarti belajar dalam waktu yang lama. Yang lebih penting adalah bagaimana menggunakan waktu tersebut secara terarah dan melibatkan proses berpikir aktif.
Menentukan target, belajar secara rutin, melakukan retrieval practice, mengerjakan latihan soal, menjelaskan materi dengan bahasa sendiri, mengurangi gangguan, serta melakukan evaluasi merupakan beberapa strategi yang dapat membantu meningkatkan kualitas belajar. Penelitian psikologi pendidikan secara konsisten menempatkan latihan mengingat kembali dan belajar dengan jeda sebagai teknik yang kuat untuk membantu pembelajaran dan retensi jangka panjang.
Dengan kebiasaan yang konsisten, belajar tidak hanya bertujuan mendapatkan nilai yang baik, tetapi juga membantu siswa benar-benar memahami dan mampu menggunakan pengetahuan yang telah dipelajari.
Sumber:









