
SIDAKPOST.ID, BUNGO – Zina merupakan salah satu dosa besar yang secara tegas dilarang dalam Islam. Larangan tersebut tidak hanya berkaitan dengan hubungan di luar pernikahan, tetapi juga mencakup segala bentuk perbuatan yang mengarah kepada zina. Hal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra ayat 32 yang berbunyi, “Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk.”
Dalam berbagai kajiannya, Ustadz Adi Hidayat (UAH) dan Ustadz Abdul Somad (UAS) sama-sama mengingatkan umat Islam agar menjauhi perbuatan zina beserta segala penyebab yang mengantarkannya.
Menurut Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa larangan dalam Al-Qur’an bukan sekadar “jangan berzina”, melainkan “jangan mendekati zina”. Artinya, Islam juga melarang segala hal yang dapat menjadi pintu masuk menuju perzinaan, seperti pergaulan bebas, khalwat (berduaan dengan yang bukan mahram), serta menjaga pandangan dan hati.
Menurut UAH, zina bukan hanya merusak hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kehidupan sosial. Pelaku zina dapat kehilangan keberkahan hidup, merusak kehormatan diri dan keluarga, hingga menimbulkan berbagai persoalan moral di tengah masyarakat.
UAH juga mengingatkan bahwa setiap dosa memiliki konsekuensi. Karena itu, menjaga diri dari pergaulan yang mengarah kepada zina merupakan bagian dari menjaga kehormatan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Menurut Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad menegaskan bahwa zina termasuk dosa besar yang wajib dijauhi. Dalam sejumlah ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa zina tidak hanya sebatas hubungan badan di luar nikah, tetapi juga terdapat bentuk-bentuk zina anggota tubuh sebagaimana dijelaskan dalam hadis, seperti zina mata melalui pandangan yang diharamkan, zina telinga dengan mendengar hal yang mengundang syahwat, hingga zina hati berupa angan-angan dan keinginan yang dibiarkan berkembang.
UAS mengajak umat Islam untuk menjaga seluruh anggota tubuh dari hal-hal yang dapat mengantarkan kepada perbuatan zina. Menurutnya, benteng utama seorang muslim adalah iman, rasa malu, serta memperkuat ibadah agar tidak mudah tergoda oleh hawa nafsu.
Beliau juga menekankan pentingnya taubat yang sungguh-sungguh bagi siapa saja yang pernah terjerumus dalam dosa zina. Pintu ampunan Allah SWT tetap terbuka selama seseorang benar-benar menyesal, berhenti dari perbuatan tersebut, dan bertekad tidak mengulanginya lagi.
Baca Juga








