Meski begitu, jenis retainer secara umum dapat dibedakan jadi dua, yakni retainer yang bisa dilepas-pasang dan retainer permanen. Berikut ini penjelasan dari masing-masing jenisnya
1. Retainer yang bisa dilepas-pasang sendiri
Salah satu jenis retainer yang banyak dijumpai yaitu retainer lepas-pasang alias removable retainer.
Alat ini akan lebih mudah dibersihkan setelah makan, sebab Anda dapat melepaskannya terlebih dahulu saat ingin makan dan membersihkannya secara langsung.
Removeable retainer tentu juga memiliki kekurangan, misalnya lebih mudah hilang dan rusak bila pemakaiannya sembarangan, memicu produksi air liur berlebih (hipersalivasi), hingga meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Masalah utama yang kerap dihadapi pengguna retainer ini adalah sering lupa atau tidak rutin menggunakannya. Hal ini tentu bisa membuat gigi yang sudah dirapikan jadi berantakan lagi.
2. Retainer permanen
Retainer permanen terdiri dari kawat padat yang dikepang melengkung agar sesuai dengan bentuk gigi Anda. Jenis retainer ini disebut juga dengan kawat lingual atau retainer terikat.
Sesuai namanya, retainer permanen tidak bisa dilepas-pasang kecuali oleh dokter gigi Anda.








