SIDAKPOST. ID, BUNGO – Status Tanggap Darurat bencana banjir, dan tanah longsor diperpanjang sejak 30 Desember 2023 hingga 12 Januari 2024. Ini disampaikan oleh Bupati Bungo H Mashuri, Kamis (4/1).
” Sejumlah wilayah masih banyak terjadi banjir tanah longsor sehingga, keputusan perpanjangan status tanggal darurat kita perpanjang hingga 13 Januari 2023 nanti,” ucap Mashuri, usai meninjau dapur umum posko banjir di kecamatan Bathin III.
Bahkan kata Mashuri, pemerintah Bungo terus memantau perubahan debit air serta mempercepat penanganan bencana dan terus melakukan koordinasi dengan pihak BPBD Provinsi Jambi terkait bencana.
” Pantauan di lapangan sejumlah rumah warga di beberapa wilayah di Bungo masih terendam banjir. Maka dari itu, bantuan ke tempat terdampak banjir terus disalurkan,” katanya.
Ia juga menambahkan, sekarang dapur umum sudah didirikan di beberapa lokasi yang terdampak banjir. Dengan adanya dapur umum ini bisa membantu warga yang membutuhkan makanan siap saji.
” Bantuan makanan tentu kita prioritas ke warga yang jauh mereka yang terdampak banjir. Dimana bantuan langsung dibawa ke warga yang benar benar terdampak jadi ada solusi dari dapur umum didirikan,” ujar Bupati Dua Periode.
Kepala BPBD Kesbangpol Bungo, Zainadi mengatakan, perkiraan cuaca dari BMKG, puncak musim hujan untuk wilayah Jambi akan terjadi di akhir Januari 2023 nanti.
“Jadi kami terus mengingatkan seluruh warga yang tinggal di tempat rawan banjir dan tanah longsor untuk lebih waspada. Karena kita tidak tahu kapan bencana itu datang, setidaknya kita sudah antisipasi,” tutupnya. (Jul)







