SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sebanyak 169 orang petugas pemetaan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo dilindungi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.
Perlindungan ditandai dengan Penyerahan simbolis kartu kepesertaan oleh Kepala BPS Bungo, Ardiansyah, Didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo, Bagus Teja Harmoko, kepada perwakilan petugas.
Penyerahan dalam kegiatan Pelatihan Petugas Pemutakhiran Kerangka Geospasial dan Muatan Wilkerstat SE2026 di Amaris Hotel Muara Bungo, Senin (21/7).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Muara Bungo, Bagus Teja Harmoko, mengatakan, Perlindungan ini, bentuk kerjasama BPS dan BPJS Ketenagakerjaan mengimplementasikan Pelaksanaan Program jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi petugas yang terlibat dalam Pemutakhiran Kerangka Geospasial dan Muatan Wilayah Kerja Statistik (Wilkerstat) Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Langkah BPS mendaftarkan para petugas Wilkerstat dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) adalah wujud nyata dari komitmen institusi dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan para petugas lapangan.
Bagus turut mengapresiasi langkah progresif yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Bungo, dalam mendorong perluasan perlindungan sosial tenaga kerja di sektor non-formal.
” Terutama memberikan kepercayaan kepada kami untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para petugas Wilkerstat,”ujar Bagus.
Sebagai garda terdepan dalam kegiatan statistik nasional, petugas tersebut layak mendapatkan perlindungan kerja yang memadai.
Menurut Bagus, pekerjaan teknis petugas di lapangan sangat berisiko dan rawan kecelakaan. Untuk itu, perlu diberikan perlindungan sehingga bisa memberikan rasa aman nyaman bagi mereka dalam bekerja.







