Wabup Murison Lantik Dewan Hakim dan Panitera MTQ ke-53 Kabupaten Kerinci

Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si., melantik Dewan Hakim dan Panitera Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 Kabupaten Kerinci di Aula Kantor Bupati Kerinci. Foto: Dedi

SIDAKPOST.ID, KERINCI – Menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-53 tingkat Kabupaten Kerinci, jajaran Dewan Hakim dan Panitera resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat di Aula Kantor Bupati Kerinci.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd., S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme selama bertugas.

“Dewan hakim memegang peran vital dalam menentukan kualitas MTQ. Saya mengingatkan agar seluruh dewan hakim bekerja dengan penuh amanah, adil, dan bebas dari intervensi. Keputusan harus murni berdasarkan kualitas peserta, tanpa mementingkan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tegas Murison.

Baca Juga :  Wabub Ami Taher Pantau TPS Jelang PSU Pilgub Jambi

MTQ ke-53 tahun ini diproyeksikan berlangsung lebih meriah dengan ratusan peserta dari seluruh kecamatan. Mereka akan berkompetisi dalam berbagai cabang, mulai dari tilawah, tahfidz, tafsir, hingga seni kaligrafi. Perhelatan dipusatkan di Tanjung Pauh Hilir, Kecamatan Danau Kerinci Barat, dengan mengusung tema:

“Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Isi Kandungan Al-Qur’an Demi Tercapainya Generasi Qur’ani Menuju Kerinci yang Berdaya Saing, Maju, dan Sejahtera.”

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, Pahrizal, yang turut hadir, menekankan bahwa keberhasilan MTQ tidak hanya ditentukan oleh kualitas peserta, melainkan juga kredibilitas dewan hakim.

Baca Juga :  Wawako Antos Buka Secara Resmi Pelatihan Pengolahan Makanan & Minuman Dari Kopi

“Para hakim adalah penentu lahirnya qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama Kabupaten Kerinci ke tingkat provinsi. Profesionalitas dan kejujuran adalah kunci utama,” ujarnya.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Pemerintah Daerah bersama Kementerian Agama untuk meneguhkan komitmen bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan syiar Islam yang memperkuat kecintaan masyarakat Kerinci terhadap Al-Qur’an.

Dengan semangat kebersamaan dan keadilan, MTQ ke-53 Kabupaten Kerinci diharapkan tidak hanya melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi, tetapi juga mengingatkan bahwa Al-Qur’an adalah pedoman hidup yang menyatukan umat. (Sis)