Perundungan Tinggalkan Dampak Psikologis Panjang, Muhammadiyah Ingatkan Pentingnya Pencegahan

Ilustrasi siswa menjadi korban perundungan di lingkungan sekolah. Foto: Madi/ Generate by AI

Dampak pada Korban

Perundungan yang berlangsung terus-menerus, terutama pada anak dan remaja, dapat memengaruhi kondisi psikologis korban dalam jangka panjang. Dampaknya antara lain trauma, kecemasan, kesedihan berkepanjangan, gangguan tidur, rendah diri, menarik diri dari lingkungan sosial hingga munculnya paranoid.

Dalam kondisi tertentu, pengalaman tersebut dapat berkembang menjadi post-traumatic stress disorder (PTSD), yang ditandai antara lain ingatan traumatis yang berulang, mimpi buruk dan flashback.

“Dampak lanjutan dari keadaan ini adalah korban mengalami post-traumatic stress disorder (PTSD), yaitu sebuah kondisi kesehatan mental yang dapat terjadi setelah seseorang mengalami bullying,” jelasnya.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN UNP Padang, Bagikan Nasi Bungkus di Wirotho Agung

Ruslan juga menyebut dampak perundungan dapat berpengaruh terhadap kondisi fisik, seperti sakit kepala, migrain dan gangguan gastrointestinal.

Baca Juga :  PD-PKPNU Angkatan 1 PCNU Bungo Resmi Dibuka

Karena itu, ia menekankan perlunya keterlibatan semua pihak dalam mencegah perundungan, sekaligus memastikan korban mendapatkan penanganan yang tepat.

“Berdasarkan penjelasan di atas, semua pihak harus melakukan langkah-langkah preventif agar praktik perundungan tidak terjadi lagi. Wallahu A’lam,” pungkasnya. (sum)