Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Ike Silviana, menyampaikan bahwa pertemuan ini penting untuk mengevaluasi pelaksanaan program TBC dan efektivitas PPM di lapangan.
“Kami ingin melihat sejauh mana pelaksanaan PPM berjalan, kendala apa yang dihadapi, serta melakukan evaluasi terhadap kabupaten/kota yang masih under-performance. Namun ada juga yang luar biasa, seperti Kota Sungai Penuh yang capaian programnya sudah lebih dari 100 persen,” jelas Ike.
Kadinkes menambahkan bahwa kegiatan Monev ini berlangsung sejak sehari sebelumnya hingga tanggal 28 November, dengan total peserta sebanyak 88 orang, terdiri dari 74 peserta kabupaten/kota dan 14 peserta dari provinsi. Pertemuan juga menghadirkan narasumber dari BBPK, PABDI, Bappeda, serta BPJS Ketenagakerjaan Jambi.
Pihaknya berharap pertemuan ini dapat mendorong peningkatan treatment coverage dan kualitas pengobatan bagi pasien TB dan HIV di Provinsi Jambi.
“Kami berharap dukungan semua pihak untuk meningkatkan cakupan layanan pengobatan. Pada akhirnya, apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Jambi,” tutup Ike. (sri)








