6. Gunakan untuk Mencari Peluang
Media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk mencari peluang baru.
Informasi mengenai lowongan pekerjaan, pelatihan, beasiswa, seminar, kompetisi, hingga peluang usaha sering dibagikan melalui platform digital.
Kementerian Komdigi sebelumnya juga menyebut sejumlah aktivitas produktif yang dapat dilakukan melalui media sosial, antara lain berbisnis, mempromosikan produk dan jasa, mencari informasi, memperluas jaringan, serta menemukan peluang pekerjaan.
Meski demikian, setiap informasi tetap perlu diperiksa terlebih dahulu agar tidak mudah tertipu oleh akun atau tawaran palsu.
7. Atur Waktu agar Tidak Berlebihan
Menggunakan media sosial secara produktif bukan berarti harus terus-menerus berada di depan layar.
Penggunaan tanpa batas justru dapat membuat waktu terbuang tanpa disadari. Pusat Pengembangan Literasi Digital juga mengingatkan pentingnya mengelola waktu agar penggunaan media sosial tidak mengganggu aktivitas lain.
Salah satu cara sederhana adalah menentukan tujuan sebelum membuka aplikasi. Jika ingin mencari informasi, fokuslah pada informasi tersebut. Jika ingin mengunggah konten, selesaikan kebutuhan tersebut sebelum kembali ke aktivitas lainnya.
8. Pilih Konten yang Memberikan Manfaat
Apa yang sering dilihat di media sosial dapat memengaruhi pengalaman seseorang selama berada di ruang digital.
Karena itu, tidak ada salahnya melakukan evaluasi terhadap akun yang diikuti. Jika sebuah akun tidak memberikan manfaat atau justru membuat waktu banyak terbuang, pengguna dapat mempertimbangkan untuk berhenti mengikuti akun tersebut.
Sebaliknya, perbanyak mengikuti akun yang memberikan informasi, inspirasi, edukasi, maupun peluang yang sesuai dengan kebutuhan.









