LPPM UIN STS Jambi Gelar Research Week, Dorong Hasil Penelitian Berkualitas dan Bermanfaat bagi Masyarakat

Tangkapan layar pelaksanaan Research Week LPPM UIN STS Jambi melalui Zoom Meeting, Senin (26/10/2026). Foto: Dok. LPPM UIN STS Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi menggelar Research Week: Expose Hasil Penelitian Litabdimas Tahun Anggaran 2025, Senin (26/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 28 Oktober 2026 tersebut menjadi forum evaluasi akademik sekaligus bentuk pertanggungjawaban para peneliti atas hasil penelitian yang memperoleh pendanaan dari universitas.

Research Week dimulai pukul 07.30 WIB dan dilaksanakan dalam enam sesi dengan melibatkan 12 reviewer. Para peneliti memaparkan hasil riset untuk mendapatkan penilaian, masukan, serta rekomendasi guna meningkatkan kualitas penelitian ke depan.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Perilaku Anak dengan Pendekatan Pendidikan Positif

Ketua LPPM UIN STS Jambi, Fridiyanto, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa Research Week merupakan bagian dari tanggung jawab peneliti dalam menyelesaikan dan mempertanggungjawabkan hasil riset yang telah mendapatkan dukungan pendanaan kampus.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban LPPM dalam memastikan setiap penelitian berjalan sesuai tujuan dan menghasilkan temuan yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

Fridiyanto menjelaskan, pertanggungjawaban hasil penelitian tidak cukup hanya dilakukan melalui pemaparan ilmiah. LPPM juga akan meminta para peneliti menyerahkan abstrak hasil riset kepada Pusat Penelitian untuk dipublikasikan melalui laman resmi LPPM UIN STS Jambi.

Baca Juga :  Harapkan Siswa Lulus UN 100 Persen, MTs Darurrahman Tebo Gelar Simulasi UNBK

Langkah tersebut bertujuan membangun budaya publikasi hasil penelitian dalam bentuk laporan populer yang lebih mudah diakses dan dipahami masyarakat.

Dengan demikian, hasil penelitian diharapkan tidak hanya tersimpan sebagai dokumen akademik, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pengembangan program maupun kolaborasi penelitian selanjutnya.