Pada beberapa jenis kompor, komponen seperti elektroda pemantik, termokopel, atau sistem pengaman dapat memengaruhi proses penyalaan. Gejalanya bisa berupa api tidak muncul, api langsung mati setelah kenop dilepas, atau pemantik terus berbunyi tanpa menghasilkan nyala api.
Penanganan setiap jenis kompor dapat berbeda. Karena itu, periksa buku petunjuk penggunaan dan hubungi pusat layanan resmi jika masalah tetap terjadi. Hindari membongkar komponen internal tanpa keahlian yang memadai.
Jangan Abaikan Bau Gas
Ada satu hal penting yang perlu diutamakan ketika kompor sulit menyala, yaitu keselamatan.
Jika tercium bau khas LPG, terdengar suara mendesis, atau terdapat dugaan kebocoran, segera hentikan upaya menyalakan kompor. Jangan menyalakan api, merokok, atau mengoperasikan sakelar listrik di area tersebut.
Buka pintu dan jendela secara manual jika aman dilakukan, menjauhlah dari area yang diduga mengalami kebocoran, dan hubungi petugas atau layanan darurat dari lokasi yang aman. Jangan menyalakan kembali kompor sebelum sumber kebocoran dipastikan telah ditangani.
Pemeriksaan sederhana dapat membantu mengenali penyebab kompor gas sulit menyala. Namun, jika masalah berkaitan dengan kebocoran atau komponen internal, penanganan sebaiknya diserahkan kepada tenaga profesional.
Dengan merawat kompor secara rutin, menjaga kebersihan tungku, serta memeriksa kondisi selang dan regulator, risiko gangguan penggunaan dapat dikurangi dan aktivitas memasak menjadi lebih aman.
Sumber:
- https://migas.esdm.go.id/post/Langkah-Memelihara-LPG-dan-Peralatannya
- https://www.esdm.go.id/id/media-center/news-archives/tips-menggunakan-lpg-yang-aman-dan-benar
- https://customer-care.bluegaz.co.id/faq/article/298-cara-mengatasi-next-g-safety-timer-yang-sulit-menyala
Editor: Madi









