SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kompor gas yang susah menyala meskipun isi tabung LPG masih tersedia tentu bisa mengganggu aktivitas memasak di rumah. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, mulai dari regulator yang tidak terpasang dengan benar, selang gas tertekuk, hingga pemantik dan bagian tungku yang kotor.
Sebelum memutuskan membeli kompor baru, ada beberapa bagian yang bisa diperiksa terlebih dahulu. Namun, pemeriksaan harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari risiko kebocoran gas maupun kebakaran.
Berikut enam hal yang perlu diperhatikan ketika kompor gas sulit menyala.
1. Periksa Posisi Regulator Gas
Regulator berfungsi mengatur aliran gas dari tabung menuju kompor. Jika regulator belum terpasang dengan benar atau posisinya belum terbuka, aliran gas dapat terganggu sehingga kompor tidak menyala.
Pastikan kenop kompor berada pada posisi mati sebelum memeriksa regulator. Jika tidak tercium bau gas dan kondisi aman, periksa apakah regulator terpasang dengan benar sesuai petunjuk produsennya.
Jangan memaksakan regulator atau mengutak-atik katup tabung jika terasa macet. Apabila regulator diduga rusak, mintalah bantuan teknisi atau penjual LPG untuk memeriksanya.
2. Periksa Kondisi Selang Gas
Selang yang tertekuk, terjepit, retak, atau sudah getas dapat mengganggu aliran gas dan meningkatkan risiko kebocoran.
Periksa bagian selang yang terlihat, terutama sambungan menuju regulator dan kompor. Pastikan selang tidak tertindih benda berat, terlipat tajam, atau terlalu dekat dengan sumber panas.
Jika ditemukan retakan atau kerusakan, hentikan penggunaan dan ganti selang dengan produk yang memenuhi standar keselamatan. Jangan menambal selang yang rusak menggunakan lakban atau bahan seadanya.
3. Bersihkan Tungku dan Lubang Api
Sisa makanan, minyak, dan kotoran yang menumpuk pada tungku dapat menyumbat lubang keluarnya gas. Akibatnya, api sulit menyala atau nyala api menjadi kecil dan tidak merata.









