Upaya tersebut mencakup program mengatasi kesenjangan akses teknologi di 285 desa serta sosialisasi kampung digital guna mendorong masyarakat semakin cakap menggunakan layanan dan informasi berbasis digital.
Sementara itu, wartawan senior Mursyid Sonsang menyoroti pentingnya membangun kesadaran masyarakat terhadap empat pilar utama literasi digital yang menjadi acuan nasional.
Keempat pilar tersebut meliputi Digital Skills (kecakapan digital), Digital Ethics (etika digital), Digital Safety (keamanan digital), dan Digital Culture (budaya digital).
Menurut Mursyid, kemampuan menggunakan perangkat teknologi saja belum cukup apabila tidak disertai pemahaman mengenai etika, keamanan, serta tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang digital.
Mursyid sendiri dikenal sebagai salah satu wartawan senior di Jambi dengan pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia jurnalistik. Ia pernah menjabat Ketua PWI Provinsi Jambi periode 2007–2017, turut mendirikan SMSI dan JMSI di tingkat pusat, serta merupakan pemegang Press Card Number One (PCNO).
Dalam perjalanan karier jurnalistiknya, Mursyid juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro iNews TV Jambi.
Berbekal pengalaman tersebut, Mursyid mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar, terutama konten yang belum memiliki sumber jelas.
Ia menegaskan, setiap informasi perlu diperiksa melalui proses verifikasi, termasuk memastikan siapa yang menyampaikan, apa isi informasinya, kapan peristiwa terjadi, dan di mana lokasi kejadian.
Masyarakat juga disarankan memanfaatkan layanan pemeriksa fakta seperti TurnBackHoax.id untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar.









