
SIDAKPOST.ID, BUNGO – Dalam rangka menyampaikan pesan-pesan moral keagamaan kepada masyarakat, konten dakwah kembali ramai beredar melalui platform YouTube yang kini menjadi salah satu media penyebaran ceramah agama yang dapat diakses secara luas oleh publik dari berbagai kalangan.
Berdasarkan pantau Sidakpost.id melalui kanal YouTube, sebuah video ceramah berjudul “JANGAN MENDZALIMI SIAPAPUN!” yang diunggah oleh kanal Egis Purnama, menampilkan tausiyah dari KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) yang menekankan pentingnya menjaga akhlak serta menghindari segala bentuk kezaliman terhadap sesama manusia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ceramah tersebut, Aa Gym mengingatkan bahwa perbuatan zalim, baik dalam bentuk ucapan, sikap, maupun tindakan, merupakan hal yang dilarang dalam ajaran Islam karena dapat merugikan orang lain serta membawa dampak buruk bagi pelakunya di dunia maupun akhirat. Ia menegaskan bahwa setiap manusia harus berhati-hati dalam bertindak agar tidak menimbulkan kerugian bagi sesama.
Lebih lanjut, Aa Gym juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antar sesama manusia dengan penuh kehati-hatian, serta selalu mengedepankan akhlak yang baik dalam setiap interaksi sosial. Menurutnya, kehidupan yang harmonis hanya dapat terwujud apabila setiap individu mampu mengendalikan diri dari perbuatan yang merugikan orang lain.
Dalam salah satu kutipannya, Aa Gym mengatakan, “Jangan pernah kita merugikan siapa pun,” sebagai pengingat agar manusia senantiasa menjaga lisan dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Aa Gym juga menyampaikan pesan bahwa setiap manusia sebaiknya tidak hanya menghindari perbuatan yang merugikan, tetapi juga aktif memberikan manfaat kepada orang lain dalam kehidupan sosial.
“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” demikian kutipan Aa Gym yang juga sering disampaikan dalam berbagai kesempatan dakwahnya.
Aa Gym juga mengingatkan pentingnya menjaga hati dari sifat-sifat tercela seperti iri, dengki, dan amarah yang berlebihan, karena hal tersebut dapat mendorong seseorang melakukan tindakan yang tidak baik terhadap orang lain. Ia menilai bahwa hati yang tenang akan melahirkan sikap yang lebih bijak dalam bersikap dan mengambil keputusan.
Selain itu, sikap sabar dan pemaaf juga menjadi bagian penting yang ditekankan dalam ceramah tersebut. Dengan mengedepankan sikap tersebut, setiap permasalahan diharapkan dapat diselesaikan dengan cara yang lebih baik tanpa merugikan pihak lain, sehingga tercipta kehidupan sosial yang lebih damai dan harmonis di tengah masyarakat.
Ceramah ini turut mendapat perhatian warganet karena dinilai relevan dengan kondisi sosial saat ini, di mana interaksi masyarakat semakin luas, baik secara langsung maupun melalui media sosial, sehingga pesan untuk tidak saling mendzalimi dan menjadi pribadi yang bermanfaat dianggap penting untuk terus diingatkan. (Sum)
Baca Juga





