Opini  

Percepatan Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang di Bawah Kepemimpinan Presiden Prabowo – Bukti Komitmen Nyata, Bukan Klaim Kosong

Petugas dan pejabat meninjau serta membersihkan fasilitas terdampak banjir di Aceh Tamiang sebagai bagian dari percepatan penanggulangan bencana di bawah arahan Prabowo Subianto. Foto: Rasyid

Oleh : Ir. H. Abdullah Rasyid, ME.

Sebagai sebuah katastrofi hidrometeorologi, bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah berdampak pada perubahan landscape peta pemukiman, merenggut ratusan nyawa, serta meninggalkan luka kemanusiaan yang sangat mendalam, khususnya bagi masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.

Aktifiktas penanggulangan kegiatan pasca-bencana di Kabupaten Aceh Tamiang juga menunjukkan kemajuan yang signifikan dan terukur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total kebutuhan hunian sementara (huntara) mencapai 4.189 unit. Hingga awal Maret 2026, ribuan unit telah selesai dibangun dan dilengkapi dengan fasilitas dasar lengkap seperti; air bersih, listrik, serta perabotan rumah tangga, dan telah dihuni oleh 1.339 kepala keluarga (KK). Pembangunan ini terus dipercepat melalui kolaborasi lintas kementerian dan Satgas Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (PRR) agar semakin banyak warga terdampak yang masih berada di banyak tenda pengungsian dapat segera menempati hunian layak pasca-Hari Raya Idul Fitri.

Baca Juga :  Di Tengah Pandemi Pemuda Pedesaan Tak Malu Berkarya Disektor Pertanian

Meskipun data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tamiang per awal Maret 2026 masih mencatat sekitar 1.396 jiwa yang bertahan di tenda-tenda pengungsian, angka tersebut terus menurun secara signifikan dari waktu ke waktu. Ribuan kepala keluarga (KK) telah berhasil kembali ke rumah permanen mereka setelah rehabilitasi infrastruktur selesai dilaksanakan, sementara lebih dari 1.900 KK juga telah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp.600.000 hingga Rp.1,8 juta per bulan sebagai opsi solusi mandiri yang fleksibel.