Pentingnya Tidur yang Cukup bagi Kesehatan Fisik dan Mental

Tidur yang cukup dan berkualitas berperan penting dalam menjaga kesehatan fisik, meningkatkan konsentrasi, serta mendukung kesehatan mental. Foto: Madi/ Generate by AI

c. Membantu mengatur berat badan

Tidur memengaruhi hormon yang berperan dalam mengatur rasa lapar dan kenyang. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon tersebut sehingga seseorang lebih mudah merasa lapar dan terdorong mengonsumsi makanan berkalori tinggi.

d. Mendukung pemulihan tubuh

Ketika tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan dan perbaikan jaringan. Istirahat yang cukup juga membantu menjaga energi agar tubuh lebih siap menjalani aktivitas pada hari berikutnya.

2. Pengaruh Tidur terhadap Kesehatan Mental

Tidur tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga berperan besar dalam menjaga kesehatan mental. Otak memproses informasi, memperkuat ingatan, dan membantu mengatur emosi selama tidur.

Baca Juga :  Gaya Hidup Pamer: Ketika Ingin Terlihat Kaya Justru Membuat Orang Lain Menderita

Beberapa manfaat tidur yang cukup bagi kesehatan mental antara lain:

a. Menjaga suasana hati

Kurang tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tersinggung, merasa gelisah, atau kesulitan mengendalikan emosi. Sebaliknya, tidur yang cukup membantu menjaga kestabilan suasana hati dan meningkatkan kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari.

b. Meningkatkan konsentrasi dan daya ingat

Tidur membantu otak memproses serta menyimpan informasi yang diperoleh sepanjang hari. Dengan istirahat yang memadai, seseorang dapat lebih mudah berkonsentrasi, belajar, mengingat informasi, dan menyelesaikan pekerjaan.

c. Membantu mengelola stres

Tidur yang berkualitas mendukung kemampuan otak dalam mengatur respons emosional. Ketika kebutuhan tidur terpenuhi, seseorang cenderung lebih siap menghadapi tantangan dan mengambil keputusan secara lebih baik.

Baca Juga :  Dua Tenaga Medis di Tebo, Terpapar Covid-19

d. Mendukung kesehatan psikologis

Gangguan tidur dan masalah kesehatan mental dapat saling memengaruhi. Kurang tidur berkepanjangan berkaitan dengan meningkatnya risiko berbagai masalah psikologis, termasuk gejala depresi dan kecemasan. Meski demikian, gangguan mental tidak selalu disebabkan oleh kurang tidur dan dapat memerlukan penanganan tersendiri.

3. Berapa Lama Waktu Tidur yang Ideal?

Kebutuhan tidur berbeda-beda berdasarkan usia dan kondisi setiap individu. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa berusia 18–60 tahun umumnya membutuhkan setidaknya tujuh jam tidur setiap malam.