Bisnis  

Omzet Naik, Tapi Uang Selalu Habis? Ini Kesalahan Pengelolaan Bisnis yang Sering Tak Disadari

Ilustrasi pelaku usaha mengelola keuangan dan menghitung arus kas bisnis. Foto: Madi

Buat Pemisahan Uang yang Sederhana

Tidak harus menggunakan sistem akuntansi yang rumit. Bisnis kecil sekalipun dapat memulai dengan memisahkan rekening atau dompet usaha dari uang pribadi.

Setiap hari atau setiap minggu, catat minimal empat hal: total penjualan, uang yang benar-benar masuk, seluruh pengeluaran dan utang atau piutang yang belum selesai.

Dari pencatatan tersebut, pemilik usaha dapat melihat apakah masalah sebenarnya berada pada penjualan yang rendah, biaya yang terlalu besar, stok yang menumpuk atau uang yang terlalu lama tertahan di pelanggan.

Baca Juga :  Mekar Collection Pasar Sarinah, Dibanjiri Ucapan Selamat Konsumen

SBA menyebut pengelolaan arus kas sebagai bagian penting dari kesehatan bisnis dan menyarankan pelaku usaha membandingkan rencana keuangan dengan hasil aktual secara berkala.

Baca Juga :  Tak Usah Bingung Mau Beli HP Baru Gucci Cell Solusinya

Pada akhirnya, bisnis yang sehat bukan hanya bisnis yang mampu mencatat omzet besar. Yang lebih penting adalah kemampuan mengubah penjualan menjadi arus kas yang sehat, menjaga biaya tetap terkendali dan memastikan modal terus berputar.

Sumber:

  1. https://www.bi.go.id/id/umkm/penelitian/Pages/Pedoman-Umum-Pedoman-Teknis-dan-Modul-PTK-untuk-UMK.aspx
  2. https://www.bi.go.id/id/edukasi/Documents/Buku-Pedoman-Implmentasi-Model-Bisnis-UMKM-Berkelanjutan-Aksi-Mitigasi.pdf
  3. https://www.sba.gov/counseling/manage-your-business/

Editor: Madi