Mengenal Silent Disease: Penyakit yang Sering Tidak Disadari hingga Terlambat Ditangani

Ilustrasi seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini berbagai silent disease atau penyakit yang sering berkembang tanpa gejala. Foto: Madi/ AI

2. Diabetes Melitus

Diabetes tipe 2 sering berkembang perlahan. Banyak penderita baru mengetahui dirinya mengidap diabetes setelah mengalami komplikasi seperti gangguan mata, luka yang sulit sembuh, kerusakan ginjal, atau penyakit jantung.

Kementerian Kesehatan menyebut masih banyak penderita diabetes yang tidak menyadari kondisi kesehatannya sehingga deteksi dini menjadi sangat penting.

3. Penyakit Ginjal Kronis

Kerusakan ginjal biasanya berlangsung bertahun-tahun tanpa gejala yang berarti. Saat fungsi ginjal menurun drastis, penderita baru merasakan keluhan seperti tubuh mudah lelah, pembengkakan, atau penurunan produksi urine.

Pada tahap lanjut, pasien bahkan dapat memerlukan terapi cuci darah.

Baca Juga :  Pasien Positif Corona di Bungo Bertambah Satu Orang

4. Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi juga termasuk kondisi yang sering tidak menimbulkan gejala. Namun, penumpukan plak pada pembuluh darah dapat memicu penyumbatan yang berujung pada serangan jantung maupun stroke.

5. Osteoporosis

Kepadatan tulang yang menurun sering kali tidak disadari hingga penderita mengalami patah tulang akibat benturan ringan. Oleh karena itu, pemeriksaan kepadatan tulang dianjurkan terutama bagi kelompok berisiko.

Faktor Risiko Silent Disease

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang mengalami silent disease antara lain:

  • Pola makan tinggi gula, garam, dan lemak.
  • Kurang aktivitas fisik.
  • Kebiasaan merokok.
  • Konsumsi alkohol berlebihan.
  • Obesitas.
  • Riwayat penyakit dalam keluarga.
  • Bertambahnya usia.
  • Stres berkepanjangan.
Baca Juga :  Sambut Harganas, Aksi Bersama Cegah Stunting Terus Digenjot

Faktor-faktor tersebut juga menjadi penyebab utama meningkatnya penyakit tidak menular di Indonesia.

Mengapa Deteksi Dini Sangat Penting?

Banyak penyakit kronis dapat dikendalikan apabila ditemukan sejak awal. Pemeriksaan kesehatan secara berkala memungkinkan dokter mendeteksi perubahan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, maupun fungsi organ sebelum muncul komplikasi.

Program skrining kesehatan yang digalakkan pemerintah bertujuan menemukan penyakit sejak dini agar pengobatan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang kesembuhan menjadi lebih baik.