Kongres Puisi Merundingkan Indonesia, Balai Bahasa Jambi Dorong Apresiasi Sastra

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, menghadiri Kongres Puisi Merundingkan Indonesia di Sekretariat Anjungan Puisi Jambi, Sabtu (17/10/2026). Foto: Absah

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Balai Bahasa Provinsi Jambi bersama Anjungan Puisi Jambi dan SKF Production menggelar Kongres Puisi bertajuk Merundingkan Indonesia dalam rangka memperingati Bulan Bahasa dan Sastra 2026, Sabtu (17/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat Anjungan Puisi Jambi itu dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, S.Sos., M.H. Sejumlah pertunjukan seni dan sastra turut mewarnai kegiatan yang menjadi ruang ekspresi bagi para pegiat sastra tersebut.

Berbagai penampilan disuguhkan, mulai dari pentas monolog, pembacaan puisi, musikalisasi puisi, gim fiksi lokal, video baca puisi instalasi, hingga dialog sastra.

Baca Juga :  Unggul 10.283 Suara, Pemuda Desa Bersama Abdullah Sani Optimis Haris – Sani Memenangi PSU 88 TPS

Kongres Puisi Merundingkan Indonesia digelar sebagai wadah untuk mengapresiasi beragam karya sastra sekaligus mengajak masyarakat merefleksikan kondisi Indonesia melalui karya dan ekspresi seni.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Jambi, Mhd. Zaki, menyampaikan bahwa kegiatan sastra seperti ini penting untuk memperluas ruang apresiasi masyarakat terhadap karya sastra sekaligus menjaga keberlangsungan sastra di daerah.

“Melalui Kongres Puisi Merundingkan Indonesia, kita berharap sastra semakin dekat dengan masyarakat. Puisi bukan sekadar rangkaian kata, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan gagasan, mengungkapkan kegelisahan, dan merefleksikan berbagai persoalan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :  Sadar Virus Corona, SDN 212 Tebo Semprot Disinfektan Mandiri

Menurutnya, kolaborasi antara lembaga kebahasaan, komunitas sastra, dan pelaku seni menjadi salah satu upaya untuk menjaga eksistensi sastra serta mendorong tumbuhnya kreativitas di Provinsi Jambi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kepedulian masyarakat terhadap perkembangan sastra lokal. Beragam pertunjukan yang ditampilkan diharapkan dapat memperkaya khazanah kesusastraan dan meningkatkan minat masyarakat terhadap puisi serta karya sastra lainnya.