Kongres IPNU-IPPNU Segera Digelar, Gus Kikin Ingatkan Tantangan Era AI

Gus Kikin menerima jajaran IPNU dan IPPNU di Gedung PBNU, Jakarta. Foto: Dok. nu.or.id

SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu perhatian Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dalam menghadapi Kongres IPNU dan IPPNU yang akan digelar November 2026.

Hal itu disampaikan Gus Kikin saat menerima jajaran Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Kamis (24/9/2026). Dikutip dari NU Online, pertemuan tersebut juga membahas kesiapan kedua organisasi pelajar NU menuju kongres.

Gus Kikin menilai transformasi digital perlu diikuti dengan penguatan landasan keilmuan dan nilai-nilai keulamaan. Menurutnya, perkembangan teknologi harus diarahkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa menghilangkan identitas organisasi dan tradisi pesantren.

Baca Juga :  Memberikan Hak kepada Kerabat dalam Islam: Kewajiban yang Membawa Keberkahan

“IPNU dan IPPNU perlu terus memperkuat nilai-nilai keulamaan, agar kemajuan digital dapat dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat tanpa kehilangan jati diri dan tradisi keilmuan pesantren,” ujarnya.

Ia juga berharap kongres tidak hanya menghasilkan keputusan yang bersifat administratif maupun organisatoris. Hasil pembahasan dalam forum tersebut diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program nyata, termasuk dalam merespons perubahan pola kehidupan organisasi di era digital.

“Keputusan-keputusan Kongres diharapkan dapat diaplikasikan dalam pengembangan organisasi di dunia digital, dengan tetap menjadikan Qanun Asasi sebagai pijakan dalam setiap langkah dan kebijakan organisasi,” katanya.

IPPNU Matangkan Persiapan Kongres

Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah menyampaikan, kedatangannya bersama jajaran ke PBNU sekaligus menjadi ajang silaturahmi dengan kepengurusan PBNU yang baru.

Baca Juga :  Jangan Sampai Jabatan dan Harta Melalaikan, Ini Pesan Khutbah Jumat dari Surah At-Takatsur

Selain itu, pihaknya melaporkan perkembangan persiapan Kongres IPPNU yang telah dijadwalkan berlangsung pada 26–30 November 2026 di Kendal, Jawa Tengah.

Menurut Vela, PBNU memberikan arahan agar momentum kongres tidak hanya digunakan untuk memilih kepengurusan baru, tetapi juga menjadi ruang evaluasi perjalanan organisasi.

Salah satu hal yang ditekankan adalah pentingnya menyelaraskan gerak organisasi dengan Qanun Asasi Nahdlatul Ulama.

“Beliau menyampaikan arahan terkait bagaimana kita bisa muhasabah untuk organisasi dan bisa menyelaraskan dengan Qanun Asasi,” kata Vela.

Saat ini, persiapan masih berlangsung. PP IPPNU tengah menyelesaikan sejumlah kebutuhan organisasi dan administrasi, membentuk kepanitiaan serta melakukan koordinasi dengan pihak lokal yang akan menjadi tuan rumah kegiatan.