NU Genap 100 Tahun
Dalam sambutannya, Gus Kikin turut menjelaskan perkembangan Nahdlatul Ulama yang didirikan KH Hasyim Asy’ari pada 1926.
Ia menyebut pada 2026 NU telah memasuki usia satu abad. Gus Kikin juga menyampaikan bahwa dirinya terpilih sebagai Ketua Umum PBNU pada 31 Agustus 2026.
“KH Hasyim Asy’ari mendirikan Nahdlatul Ulama di tahun 1926, kemudian berkembang dan saat ini di tahun 2026 sudah berusia 100 tahun Nahdlatul Ulama semakin banyak pengikut-pengikutnya,” jelasnya.
Selain perkembangan NU, Gus Kikin memaparkan kemajuan Pesantren Tebuireng yang kini menaungi 14 lembaga pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.
Menurutnya, terdapat dua perguruan tinggi di lingkungan Tebuireng, yakni Universitas Hasyim Asy’ari dan Ma’had Aly yang berfokus pada kajian hadis.
Gus Kikin berharap hubungan Indonesia dan Palestina ke depan tidak hanya dibangun melalui hubungan sosial dan keagamaan, tetapi juga diperkuat lewat kerja sama pendidikan.
“Kita perlu meningkatkan keilmuan di pondok pesantren maupun di Indonesia bersama negara-negara Islam lainnya, terutama Palestina, sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengajak para santri dan peserta kegiatan memanfaatkan kehadiran delegasi Palestina sebagai kesempatan untuk berdialog serta bertukar pengalaman.
“Ini kesempatan untuk berkenalan dengan saudara-saudara kita di Palestina. Silakan dimanfaatkan untuk berdialog, bertanya, dan mengambil pengalaman yang bisa diterapkan di Pesantren Tebuireng,” pungkasnya. (sum)









