Di sisi lain, BPKH juga memastikan kesiapan pendanaan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji 2027. Fadlul menyebut, kesiapan likuiditas terus dijaga agar kebutuhan pembiayaan dapat terpenuhi sesuai dengan perencanaan.
Hal itu disampaikannya di sela-sela Indonesia Hajj Fund Forum ke-8 yang diselenggarakan bersama Bank Indonesia. Forum tersebut menjadi ruang bagi berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pandangan dan memberikan masukan dalam memperkuat pengelolaan keuangan haji.
Menutup keterangannya, Fadlul menegaskan komitmen BPKH untuk menjaga kesiapan dana dan mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang.
“Kami sampai saat ini masih terus berkomitmen untuk menyiapkan dana. Secara likuiditas juga sudah sangat likuid dan kami siap untuk mendukung kesuksesan haji di 2027,” ujar Fadlul. (sum)









