Gubernur Al Haris Sampaikan Nota Keuangan RAPBD 2027, Tekankan OPD Harus Inovatif dan Anggaran Berdampak bagi Masyarakat

Gubernur Jambi Al Haris bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi, laporan Nota Keuangan RAPBD 2027 usai penyampaian dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, Senin (05/10/2026). Foto: Aisyah

APBD Harus Selaras dengan RPJMD

Usai rapat paripurna, Gubernur Al Haris mengatakan penyampaian Nota Pengantar Rancangan APBD Murni 2027 merupakan langkah awal untuk pembahasan bersama DPRD Provinsi Jambi.

“Pada hari ini kami menyampaikan Nota Pengantar Rancangan APBD Murni 2027. Tentu kami mencoba untuk bagaimana memberikan usulan kepada Dewan, agar kiranya Dewan bisa membahas dengan tim anggaran kami bersama tim anggaran Dewan,” ujar Al Haris.

Ia menjelaskan, seluruh program yang dituangkan dalam R-APBD 2027 harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Pawai Pembagunan di Tanjung Agung Meriah

“Sehingga setiap item, program-program yang ada di RPJMD kita itu bisa diwujudkan dalam rancangan APBD 2027,” jelasnya.

Al Haris juga menegaskan bahwa penyusunan APBD 2027 masih menerapkan prinsip efisiensi anggaran. Meski terdapat kenaikan dibandingkan APBD Murni 2026, ruang fiskal pemerintah daerah masih terbatas.

“Dengan catatan bahwa kita masih dalam kondisi efisiensi. Walaupun ada kenaikan sedikit APBD kami, tapi itu masih dalam konteks efisiensi. Karena dulu APBD kita sampai 5 triliun lebih, sekarang ini hanya 4 triliun,” ucapnya.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris dan Bupati Kerinci Serahkan Bantuan Dumisake Pendidikan Kepada 320 Siswa

Karena itu, Gubernur berharap pembahasan antara Pemerintah Provinsi Jambi dan DPRD dapat berjalan optimal sehingga anggaran yang ditetapkan nantinya benar-benar dapat dikelola secara efektif.

“Inilah yang akan kami coba atur bersama dengan Dewan, sehingga sedemikian rupa, sehingga tepat sasaran, terukur dan berdampak untuk masyarakat,” pungkas Al Haris. (ais)