SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kabut asap pekat kembali menyelimuti wilayah Kabupaten Bungo. Kondisi ini berdampak serius pada sektor transportasi udara.
Akibat memburuknya jarak pandang, aktivitas operasional di Bandara Muara Bungo menyebabkan pembatalan jadwal penerbangan (cancel flight) Jakarta – Muara Bungo dan sebaliknya.
Berdasarkan laporan otoritas bandara, jarak pandang di sekitar landasan pacu menurun drastis di bawah ambang batas aman maskapai Batik Air di 2.600 meter.
Plt Kepala Bandara Muara Bungo, Sony Aditya Pratama, mengatakan, kebijakan pembatalan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kabut asap yang kian menebal dan membatasi jarak pandang proses pendaratan pesawat.
“Cancel flight ini berkaitan dengan kondisi jarak pandang akibat kabut asap. Jarak pandang minimum yang diperlukan untuk pendaratan maskapai Batik Air di 2.600 meter. Jika dilihat kondisi jarak pandang saat ini berada di kisaran 1.400 meter,” ujar Sony Aditya Pratama saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).
Lebih lanjut, Sony menyebutkan, pihak otoritas bandara terus memantau pergerakan kabut asap secara berkala untuk menentukan langkah operasional selanjutnya.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memantau pergerakan kabut asap ini secara berkala, guna menentukan langkah operasional penerbangan selanjutnya,” ungkap Sony. (jul)









