Tanaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penghias rumah dan taman. Namun, menanam tanaman beraroma saja belum tentu efektif untuk mencegah gigitan nyamuk.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), efektivitas sejumlah bahan pengusir nyamuk alami yang belum melalui pengujian atau evaluasi resmi belum dapat dipastikan.
Karena itu, jangan menjadikan tanaman sebagai satu-satunya cara perlindungan. Jika diperlukan pengusir nyamuk untuk kulit, pilih produk yang telah teruji efektivitasnya dan gunakan sesuai petunjuk pada label.
8. Terapkan Kebiasaan 3M Plus
Untuk membantu mencegah perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti yang dapat menularkan DBD, masyarakat dapat menerapkan gerakan 3M Plus.
Tiga langkah utama tersebut meliputi menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air hujan.
Sementara itu, langkah Plus dapat dilakukan dengan berbagai upaya tambahan, seperti memperbaiki saluran air, menjaga kebersihan lingkungan, memasang kasa antinyamuk, dan menggunakan kelambu saat tidur.
Lakukan pemeriksaan lingkungan secara rutin bersama anggota keluarga. Jika seluruh penghuni rumah ikut menjaga kebersihan, upaya mengurangi populasi nyamuk akan lebih mudah dilakukan.
Sumber:
- https://www.cdc.gov/mosquitoes/mosquito-control/mosquito-control-at-home.html
- https://www.cdc.gov/mosquitoes/prevention/
Editor: Madi









