SIDAKPOST.ID, BUNGO – Seorang sopir batu bara berinisial Y, 54 tahun, meninggal dunia di sebuah rumah makan di Desa Sungai Tembang, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, Kabupaten Bungo, Senin pagi (12/10/2026).
Korban dilaporkan mengalami kejang-kejang sebelum mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 07.00 WIB.
Y merupakan warga Jorong Tanjung Ampalu, Desa Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Sebelum kejadian, korban diketahui sedang dalam perjalanan dari Limbur Lubuk Mengkuang.
Setibanya di rumah makan tersebut, korban duduk bersama sejumlah rekannya di bangku depan sambil minum teh. Ia juga sempat menyantap mi dan minum kopi sebelum berbaring untuk beristirahat.
Namun, saat berbaring, korban tiba-tiba mengalami kejang-kejang dan meronta. Tak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Menurut pemilik rumah makan, korban sudah cukup lama tidak bekerja karena mengalami sakit. Namun, pemilik rumah makan itu tidak mengetahui secara pasti penyakit yang diderita korban.
Kasi Humas Polres Bungo, Iptu Bambang JM, mengatakan pemeriksaan awal terhadap barang bawaan korban menemukan sejumlah obat di dalam tasnya. Meski demikian, jenis obat dan kaitannya dengan penyebab kematian belum diketahui.
“Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan. Pihak keluarga menyatakan menolak pelaksanaan visum terhadap jenazah korban,” kata Bambang. (Sri)









