Daerah  

Gunung Sinabung, Kembali Meletus Setinggi 5.000 Meter

Kepala BNPB Willem Rampangilei telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB melakukan pendampingan kepada BPBD Karo. BPBD Karo telah melaporkan penanganan letusan Gunung Sinabung kepada Kepala BNPB.

Berdasarkan laporan BPBD Karo tidak ada korban jiwa. Tidak ada tambahan pengungsi. Pengungsi lama sudah ditempatkan di hunian sementara dan sebagian mendapat bantuan sewa rumah dan lahan pertanian dari BNPB. Kebutuhan mendesak adalah masker dan mobil tangki untuk menyemprot abu vulkanik di jalan dan permukiman warga.

“Masyarakat dan pengunjung atau wisatawan dihimbau tidak melakukan aktivitas di dalam radius 3 km dari puncak, dan dalam jarak 7 km untuk sektor selatan-tenggara, di dalam jarak 6 km untuk sektor tenggara-timur, serta di dalam jarak 4 km untuk sektor utara-timur G. Sinabung. Masyarakat yang berada dan bermukim di dekat sungai-sungai yang berhulu di G. Sinabung agar tetap waspada terhadap potensi bahaya lahar,” ujarnya.

Baca Juga :  Komitmen Jasa Raharja Jambi Tingkatkan Keselamatan Jalan Bagikan Helm Gratis
Baca Juga :  Al Haris Dorong Candi Muaro Jambi Jadi Motor Ekonomi Baru, Pariwisata hingga UMKM Jadi Andalan

Mengingat telah terbentuk bendungan di hulu Sungai Laborus maka, penduduk yang bermukim dan beraktivitas di sekitar hilir daerah aliran sungai Laborus agar tetap menjaga waspada.

“Bendungan ini, sewaktu-waktu dapat jebol karena tidak kuat menahan volume air sehingga mengakibatkan lahar atau banjir bandang ke hilir,” pungkasnya. (red)