Tahun Ini Terima 270 Siswa Baru
Dalam sesi wawancara usai acara, Al Haris mengungkapkan rasa syukur atas mulai beroperasinya Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tanjung Jabung Timur.
“Alhamdulillah hari ini telah resmi beroperasi Sekolah Rakyat Terintegrasi Satu untuk Tanjung Jabung Timur. Melalui proses seleksi yang ketat, anak-anak yang layak telah diterima belajar di sekolah ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, jumlah peserta didik mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Tahun lalu ada satu kelas dengan 50 orang. Tahun ini ada 270 orang, sehingga total seluruhnya menjadi 320 siswa,” jelasnya.
Menurut Al Haris, seluruh fasilitas yang tersedia di sekolah tersebut telah disiapkan secara lengkap, mulai dari ruang belajar, asrama, rumah bagi tenaga pendidik hingga berbagai sarana pendukung lainnya.
“Dari mulai tempat sekolah yang luar biasa, kemudian asrama yang bagus, tempat untuk warga sekolah juga lengkap. Jadi ini tidak ada lagi yang lebih bagus,” katanya.
Orang Tua Diminta Dukung Adaptasi Anak di Asrama
Karena menerapkan sistem berasrama, Al Haris mengimbau para orang tua agar memberikan kepercayaan kepada pihak sekolah dan tidak terlalu sering mengunjungi anak-anak di luar jadwal yang telah ditetapkan.
“Orang tuanya harus juga ikhlas. Karena ini asrama, jangan nanti sering datang malah membuat anak-anak tidak betah. Ikuti jadwal kunjungan yang sudah ditentukan sekolah,” imbaunya.
Ia juga memastikan keamanan dan kenyamanan para siswa menjadi perhatian utama pemerintah. Setiap asrama akan didampingi wali asrama yang bertugas mengawasi aktivitas siswa, termasuk saat malam hingga menjelang pagi. Bahkan sekolah juga akan dilengkapi sistem pengawasan melalui CCTV.
“Ada wali asrama yang memastikan anak-anak sebelum tidur hingga bangun pagi tetap terpantau dengan baik,” tegasnya.
Kepada seluruh guru dan pengelola sekolah, Al Haris berpesan agar menjalankan amanah mendidik para siswa dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu melahirkan generasi yang berakhlak dan siap berkontribusi bagi daerah maupun bangsa.









