SIDAKPOST.ID, JAMBI – Sebanyak 21 peserta mengikuti Technical Meeting (TM) lomba Melayu Voice yang digelar di Ruang Senat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai petunjuk teknis perlombaan, kriteria penilaian, serta mekanisme pelaksanaan dari babak penyisihan hingga grand final.
Dalam pelaksanaannya, babak penyisihan dilakukan secara daring. Seluruh peserta diwajibkan mengirimkan karya melalui Google Drive sesuai ketentuan yang telah disampaikan panitia. Sementara itu, babak grand final dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua LPPM UIN STS Jambi, Dr. Fridiyanto, M.Pd.I., Ketua Korpus Peradaban Melayu, Dr. Tabroni, S.Ag., M.Pd., serta dua dewan juri, Firstly Mardhatillah, M.Pd., dan Nindya Maya Kartika, M.Pd.
Dalam sesi pemaparan, Firstly Mardhatillah menjelaskan petunjuk teknis, aspek-aspek yang menjadi dasar penilaian, serta urutan tahapan perlombaan. Penjelasan tersebut diberikan agar peserta memahami aturan yang berlaku dan dapat mempersiapkan karya sesuai kriteria yang telah ditetapkan.
Ketua LPPM UIN STS Jambi, Dr. Fridiyanto, M.Pd.I., berharap ajang Melayu Voice tidak hanya menjadi wadah bagi peserta untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan budaya Melayu.
“Melalui kegiatan Melayu Voice ini, kita berharap peserta tidak hanya mampu menyalurkan bakat dan kreativitas, tetapi juga turut memperkenalkan, mengembangkan, serta melestarikan bahasa dan budaya Melayu kepada generasi muda,” ujar Fridiyanto.









