Untuk itu, lanjutnya, landasan dalam menentukan sosok yang pantas untuk memimpin Lampung di masa yang akan datang haruslah objektif berdasarkan dedikasi, loyalitas, kapasitas dan prestasi si calon tersebut.
“Lampung harus move on dari situasi ‘salah urus’. Karena sangat miris, dengan kekayaan yang dimiliki oleh Lampung dari beragam aspek, masih banyak ketimpangan sosial yang kita dapati hingga hari ini. Mulai dari pendidikan, kesehatan, agraria hingga persoalan kriminalitas dan sosial lainnya,” pungkasnya. (Sp)