Press Release Akhir Tahun, Ini Sederet Kasus Ditangani Polres Lotim

Dibaca: 175 kali
Press Realese Akhir Tahun Polres Lombok Timur/Foto : sidakpost.id

SIDAKPOST.ID, LOMBOK TIMUR – Penutup Tahun 2021 Kepolisian Resor Lombok Timur paparkan hasil kinerja selama tahun 2021, yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti, pada Jum’at (31/12/2021).

Kegiatan press release akhir tahun ini berlangsung di halaman Polres Lombok Timur yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lotim AKBP Herman Suriyono didampingi, Kasat Reskrim, Kasatres narkoba, Kasat Lantas, dan Kasi Humas Polres.

Kapolres Lotim AKBP Herman Suriyono menyampaikan, progres percepatan vaksinasi di Lombok Timur dimana pada penghujung tahun 2021, masyarakat Lotim sudah menerima dosis pertama sebanyak 79,39 persen.

“Sementara untuk dosis kedua baru 59, 05 persen. Untuk sasaran setelah libur tahun baru nanti akan menyasar kepada anak-anak usia 6-11 Tahun. Semua bisa tercapai berkat sinergitas TNI-Polri dan pemerintah Daerah,”ungkap Herman.

Lanjut Herman, untuk ungkap kasus di tahun sebanyak 991 ,kasus kriminal pada tahun 2020. Sementara tahun 2021 mengalami penurunan dengan jumlah sebanyak 601, di dominasi kejahatan jalanan dan curanmor dan kesusilaan sebanyak 785 kasus berhasil ditangani.

“Kalau untuk kasus kriminal mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelum ini. Selain itu, ada juga kasus korupsi 2 kasus dimana satu kasus dinyatakan P21 telah diserahkan kepada JPU. Sedangkan untuk kasus pidana tertentu ada 10 kasus perkara dimana masih dalam penyidikan dan sebagian sudah P21,” kata Herman.

Dikatakan, untuk tindak pidana korupsi saat ini masih dilakukan penyelidikan yakni pada program Rumah Tahan Gempa (RTG) di Kecamatan Pringgabaya. Pada tindak pidana narkotika, Polres Lotim berhasil mengungkap 31 kasus, dengan tersangka sebanyak 53 orang.

“Dengan mengamankan 333, 88 gram sabu, extasi, ganja beserta minuman keras, jika dibandingkan dengan 2020, terjadi kenaikan terhadap jumlah pelaku yang diamankan dimana pada tahun lalu hanya 49 tersangka. Kasus narkotika, terjadi kenaikan terhadap jumlah pelaku dibandingkan tahun sebelumnya,”ujar Herman.

Lebih lanjut, Herman menjelaskan pada 2021 sektor lalu lintas terjadi penurunan jumlah tilang sebanyak 21,5 persen. Pada kasus laka lantas terjadi kenaikan dari tahun 2020 sebanyak 241 kasus. Tahun 2021, jumlah 281 kejadian disebabkan beberapa faktor terutama out ot control.

“Kami juga tak bosan-bosan mengajak seluruh pengendara baik roda empat dan roda dua untuk lebih berhati-hati dalam berkendaraan. Patuhil rambu-rambu lalu lintas supaya aman dalam berkendaraan,”paparnya.

Terkait malam pergantian tahun baru kata Kapolres Lotim, akan menggelar apel bersama dengan TNI dan Pemda untuk melakukan penebalan di daerah chek poit, agar pergantian tahun berjalan dengan kondusif.

“Kami menghimbau kepada masyarakat lebih baik merayakan malam tahun baru di rumah saja. Karena mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19,”cetus AKBP Herman. (gil)

ADVERTISEMENT