Musim Kemarau, Warga Nyuci dan Mandi ke Sungai Batang Bungo

Dibaca: 254 kali
Musim Kemarau Warga Padati Sungai Batang Bungo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Berdasarkan informasi BMKG Provinsi Jambi, puncak musim kemarau terjadi pada Agustus -September 2019. Namun kini, sudah banyak sumur masyarakat Bungo yang kering.

Seperti di Dusun Mangun Jayo, Kecamatan Muko – Muko Batin VII, Kabupaten Bungo, warga sekitar sudah banyak yang mandi dan mengambil air ke Sungai Bantang Bungo, untuk kebutuhan hidup karena, sebagian besar sumur milik warga sudah kering.

Terpantau, Rabu sore (31/07) puluhan warga di Mangun Jayo, telah memadati sungai batang bungo, dari remaja, anak-anak dan orang dewasa saat ini, sudah memanfaatkan air sungai batang bungo.

Nurhayati seorang warga mengatakan, sejak musim kemarau beberapa bulan belakangan ini, air di sumur kering dan suhu udara juga panas tinggi, jadi untuk keperluan mandi dan mencuci terpaksa harus ke Sungai Batang Bungo.

“Sumur kami tidak ada air lagi, jadi, untuk mandi dan mencuci, kami harus pergi ke sungai batang bungo. Untuk mencuci, juga kami harus cepat ke sungai karena kalau terlambat kami tidak dapat tempat,” ujarnya.

Senada yang disampaikan, Nur warga Kampung Payo Lebar, mengemukakan, dirinya dan warga lainnya, setiap musim kemarau pasti memanfaatkan sungai batang bungo, melakukan aktivitas mandi serta mencuci.

“Kalau ingin mandi, nyuci baju, piring warga langsung turun ke sungai, apalagi air di sumur tidak ada lagi sudah pada kering semua. Namun dibalik itu semua, terkadang air sungai bening terkadang keruh tapi mau gimana lagi kami butuh air pak tetap dimanfaatkan juga,”ungkap Nur. (zek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT