Bejat, Ayah Kandung Garap Anak Sendiri Hingga Hamil

Dibaca: 341 kali
fhoto Istimewa

SIDAKPOST.ID, SIDOARJO – Sungguh Bejat yang dilakukan Msl (39) warga Dusun Kampung Baru RT 10 RW 05 Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Pasalnya, telah tega merenggut kesucian Bunga (17) (nama samaran-red) yang tak lain adalah anaknya sendiri berkali- kali hingga Hamil.

Kejadian itu, pertama kali sekitar pertengahan tahun 2017 lalu, pada saat itu, korban di panggil Msl (39) di ruang tamu, untuk duduk di sampingnya waktu itu, kondisi rumah lagi memang lagi sepi dan tersangka mengelus rambut korban.

“Saat itu, pelaku meraba dan melepas Celana dalam anak kandungnya itu. Untuk melakukan hubungan Badan, korban pun menolak ajakan itu, tetapi pelaku mengancam memukul dan tidak kasih uang jajan kalau tidak mau menuruti nafsu bejatnya. Hal itu dilakukan berkali-kali saat kondisi rumah lagi sepi. Saat istri lagi kerja tidak ada di rumah,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat pres release di halaman Satreskrim, Rabu (31/07).

Pertengahan tahun 2018 lalu telah Hamil , dan mengalami pendarahan. Pada saat itu juga korban di bawa ke rumah Sakit untuk di aborsi. Tidak sampai disitu memanfaatkan Rumah sepi, pelaku pun menyetubuhi Bunga lagi hingga Hamil.

Terakhir berhubungan tanggal 20 Juli 2019 kemarin. Anehnya, istrinya pun baru tahu kalau yang menghamili anaknya ternyata suami sendiri, saat itu posisi perut anaknya lagi besar.

Dikatakan Kapolresta, petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 1 potong kaos warna biru tulisan Impact milik pelaku,1 potong celana training warna hitam milik pelaku,1 potong celana dalam warna ungu tua milik pelaku,1 potong kaos baju tidur warna kuning motif kembang milik korban, 1 potong celana training coklat muda milik korban, 1 potong celana dalam warna putih krem milik korban, 1 potong kaos dalam warna merah muda milik korban,1 potong BH warna putih milik korban.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 81(1) UU RI NO.35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI NO.23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak terancam Hukuman maksimal 15 tahun penjara,” tukasnya. (red/jnn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT