Anak Tak Lulus Orang Tua Peserta Seleksi IPDN Akan Gugat Panitia

Dibaca: 1.596 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Ridwan Idris salah satu orang tua peserta seleksi penerimaan calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN), mempertanyakan sistim seleksi yang dilakukan oleh panitia.

Protes ini dilakukannya karena ia menduga terjadi kecurangan pada seleksi kesehatan yang digelar pada tangga 5 Juli 2018 lalu. Saat itu, anaknya Aulia Intan Pratama dinyatakan tidak lulus tanpa alasan.

“Dalam tahap seleksi bahan anak anak saya Aulia Intan Pratama dinyatakan lulus bersama 641 peserta lainnya. Sistim seleksi ini melalui pendaftaran online. Bisa kita terima ,” ujarnya, Selasa (31/7/2018).

Sementara ketika tes tertulis Aulia juga ikut lulus bersama 134 peserta lainnya. Kala itu Aulia sendiri mendapat peringkat 94 dengan nilai total yang diraih 340. Tahap seleksi ai katakan masih tranparan.

“Saat seleksi tertulis anak saya lulus, dan dalam pengumuman dijelaskan nilai yang lulus. Ini bisa kita nilai transparan. Namun ketika gugur tes kesehatan, tidak disebutkan apa persoalannya ,” ucapnya.

Sebut Ridwan, sebelum mengikuti seleksi, anaknya juga sudah terlebih dahulu di cek kesehatan serta tinggi dan berat badan di Puskesmas Muara Bungo. Saat itu, anaknya dinyatakan sehat.

“Kok bisa hasil tes kesehatan dari Bungo berbeda dengan panitia. Kalau memang dinyatakan tidak sehat, saya mempertanyakan kenanya anak saya dimana. Jika memang terbukti, saya bisa terima ,” sebutnya.

Ridwan berjanji akan membongkar dugaan kecurangan ini. Ia juga akan menempuh jalur hukum untuk menggugat hasil kesehatan yang dinilai tidak transparan. Ia berharap seleksi ini bisa diulang kembali secara adil.

“Saya akan gugat panitianya. Jangan kita biarkan saja ketikadilan seperti ini. Kita berharap seleksi ini diulang kembali, dan untuk kedepan seleksinya bisa transparan dan akuntable,” tukasnya.(zek)

ADVERTISEMENT


3 Komentar

  1. Jumlah peserta tes TKD (online) ipdn maluku thn 2018 700 lebih, yg lulus murni 111 org termasuk anak saya, pemda prov.maluku minta tambah kuota menjadi 147 org disetujui oleh mendagri (ini berarti 36 org yg tdk lulus TKD diakomodir, sistim peniliannya seperti apa ? ) saat tes kesehatan Anak saya tdk lulus kesehatan tanpa pemberitahuan ketidaklulusannya padahal tes kesehatan awal pada dokter dan lembaga yg sama anak saya direkomendasikan sehat (gigi disuruh cabut dan flombir ) kami minta semua hasil tes diumumkan secara transparan, dan kenapa saat pemda prov.maluku minta penambahan kuota utk ted psyko tidak diakomodir depdagri ??? Seharusnya yg lulus TKD saja yg tes berlanjut krn tes itu jujur transparan, mohon diumumkan secara detail hasil tes kesehatan ipdn maluku 2018 terima kasih

  2. Kami minta tindaklanjut transparansi hasil tes kesehatan dan hasil lanjutannya masa iya tes TKD ribuan org bisa di umumkan secara transparan sedangkan yg tes kesehatan cuma ratusan koq tdk trnsparan ?

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*