Sukses, Bincang Proses Kreatif dan Baca Puisi WPI Jambi

Dibaca: 97 kali

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Penyair Iriani R Tandi dan Budayawan EM Yogiswara bicara proses kreatif dalam Bincang-Bincang Kepenulisan yang digelar Wanita Penulis Indonesia (WPI) Cabang Jambi, Sabtu (31/3/2018), di Tempoa Art Gallery, Jambi.

Selain kedua penyair dan budayawan Jambi itu, juga diundang novelis dan pegiat literasi Sumatera Barat, Muhammad Subhan yang tahun lalu diundang dalam perhelatan penulis dunia, Ubud Writers & Readers Festival (UWRF) di Ubud, Bali.

Pada kesempatan itu turut hadir Kepala UPT Taman Budaya Jambi, Didin Sirojudin, dan Kepala TVRI Jambi, Arif Suriansyah.

Baik Didin dan Arif didaulat panitia membaca puisi di acara yang dihadiri puluhan peserta yang didominasi kalangan mahasiswa dan pecinta literasi di Jambi itu.

Penyair Iriani R Tandi menceritakan bagaimana masa kecilnya yang sering di-bully teman-temannya sebagai orang Tionghoa. Bully yang dialaminya memunculkan keinginan bagi Iriani untuk mengubah jalan hidupnya di kemudian hari menjadi orang terkenal.

“Saya kemudian memilih jalan menjadi penyair. Di masa itu saya aktif menulis puisi dan baca puisi,” kata penulis buku puisi “Suatu Sore pada Hujan yang Sama Turunnya”.

Budayawan dan Teaterawan Jambi EM Yogiswara berbicara tentang pentingnya menjaga konsistensi berkarya.

“Berkarya tidak kenal batas, terus menerus, dan jika telah memilih menulis sebagai jalan hidup, bersungguh-sungguhlah,” kata penulis buku puisi “Sayap Tulang” itu.

Sementara Muhammad Subhan menyampaikan bahwa mengikuti kompetisi penting untuk mengukur pencapaian seorang penulis.

Melalui kompetisi, ujarnya, ada upaya mengejar mutu tulisan sebab bersaing dengan penulis-penulis lainnya.

Ketua WPI Cabang Jambi Ramayani mengungkapkan, acara tersebut sudah lama direncanakan. WPI sebagai organisasi penulis berbasis perempuan, namun kegiatannya tidak hanya difokuskan untuk kaum perempuan.

“Ke depan banyak kegiatn kita rencanakan, termasuk membedah buku-buku karya penulis Jambi,” ujar Ramayani yang juga seorang guru di salah satu sekolah menengah di Tebo.

Acara itu didukung TVRI Jambi, Radio EB 102,7 FM, AW Fotografi, FAM Indonesia, Tempoa INN, Komunitas Pintu, Teater Art In Revort Jambi dan sejumlah pihak lainnya. (rian)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*