Musrenbang Kecamatan Jujuhan Ilir Sempat Ricuh

Dibaca: 549 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Sebagai salah satu rencana pembangunan, tak jarang pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) berjalan panas. Banyak anggota DPRD maupun dari dusun bersitegang untuk sama-sama mengusulkan pembangunan di dusun masing-masing.

Seperti yang terjadi di Kecamatan Jujuhan Ilir, Musrembang berjalan panas. Salah satu wakil rakyat dari daerah pemilihan tersebut melakukan protes.

Meskipun musyawarah ini dihadiri wakil Ketua DPRD Bungo H kamal serta pihak Polsek, sejumlah pejabat teras Pemkab Bungo, Camat Jujuhan Ilir dan berbagai pihak lain. Namun, rencana pembangunan belum dianggap adil.

Rapat awalnya berjalan dengan lancar. Setelah penyampaian dari sejumlah perwakilan OPD, rapat mulai memanas. Salah satu anggota DPRD Bungo, Waaki Musala memprotes penyampaian dari salah satu OPD.

Waaki menyebutkan di Dusun Tapian Danto, Jujuhan Ilir,  tidak tersentuh pembangunan sejak berapa tahun terakhir ini. Baik itu pembangunan yang berasal dari anggaran pemerintah daerah ataupun dari provinsi.

“Sudah 50 tahun jalan penghubung antara Aurgading dengan Tapiandanto tapi belum juga tersentuh aspal. Dinas PUPR sudah turun, namun tidak terealisasi,” ucap Waaki Mushola.

Setelah beberapa saat, musyawarah akhirnya berjalan normal lagi. Semua pihak akhirnya sepakat untuk merencanakan pembangunan lebih merata di seluruh Kecamatan.

“Kita memang berharap pembangunan ini merata di seluruh daerah. Semoga saja musyawarah yang sudah kita lakukan dapat terealisasi sesuai hasil yang sudah disepakati ,” tutupnya. (zek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT