Miris! 12 Tahun Siswa SD di Merangin Arungi Sungai Menuju Sekolah

Dibaca: 1.080 kali
Inilah Kondisi Para Siswa SD No.304/VI Batang Kibul, Diabadikan Wartawan Sidakpost.id.

SIDAKPOST.ID, MERANGIN – Demi menuntut ilmu untuk meraih Cita-cita sejumlah anak SD Negeri No.304/VI, Batang kibul bertentang nyawa menyebrangi sungai batang mikan Desa Batang Kibul Kecamatan Tabir Barat Kabupaten Merangin Jambi.

Pantauan sidakpost.id, kondisi seperti ini sudah berjalan selama 12 tahun. Bahkan jalan yang dilewati itu merupakan jalan satu-satunya untuk menuju ke sekolah untuk menuntut ilmu.

Wagini, salah satu guru ketika saat dikonfirmasi mengatakan, para siswa terpaksa harus berani melewati sungai untuk menuju ke sekolah. Hal ini terpaksa dilewati karena tidak ada jalan lain.

Selain Melewati Sungai Siswa SD No.304/VI Batang Kibul Merangin Jambi Juga Melewati Jalan Berlumpur.

” Ya setiap hari kami terpaksa melewati sungai ini pak, karena tidak ada jalan alternatif lain lagi untuk dilewati selain menyebrang sungai ini. Karena kami ingin anak-anak kami bisa belajar seperti anak-anak yang lain,” ungkapnya.

Dikatakannya kalau hari hujan, banjir terpaksa menggendong anak satu persatu agar sampai kesebrangnya. Apapun resikonya mau tak mau harus dilakukan meski berisko tinggi karena anak-anak harus sampai kesekolah tepat waktu.

” Ya semogga saja pemerintah merangin bisa memperhatikan jalan kami. Ya setidaknya ada jembatan yang bisa dilewati sehingga anak -anak kami disini bisa belajar sempurna seperti siswa yang berada diluar desa kami,” ungkap Wagini sambil menetes air mata.

Sementara, M Zaini salah satu murid diminta keterangan mengatakan, ia bersama temannya. Pada dasarnya takut melewati sungai menuju kesekolah. Apalagi saat musim hujan debit air sungai meluap dan terjadi banjir.

“Sebenarnya kami takut melewati sungai ini tapi, mau diapakan lagi kami ingin belajar biar kelak kami menjadi anak yang berguna bagi orang tua nusa dan bangsa pak,” ungkap M Zaini.

Terkadang lanjutnya, kalau sungai banjir untuk sampai kesekolah jadi terlambat, belum lagi jalan yang yang berlumpur tapi dia dan kawan – kawannya tetap semangat untuk menuntut ilmu.

“Semogga saja jalan dan jembatan desa kami bisa dibangun lebih bagus lagi, sehingga kami bisa berangkat kesekolah bisa tepat waktu dan belajar dengan tenang,” pungkasnya. (Sarf)

Cuplikan Video Siswa SDN 304/VI Merangin Arungi Sungai

 

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT




ADVERTISEMENT