Gandeng Kemendagri, Wabup Bungo Buka Bimtek Manajemen Pengelolaan BUMDus

Dibaca: 485 kali
Susana Bimtek di Lombok Dihadiri Oleh Wakil Bupati Bungo H Safrudin Dwi Apriato.

SIDAKPOST.ID, LOMBOK – Rio (Kades-red) se Kabupaten Bungo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa, dalam rangka pemberdayaan dan pengembangan usaha ekonomi Dusun (Desa) se-Kabupaten Bungo.

Kegiatan akan berlangsung selama tiga hari di Jayakarta Hotel, Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini merupakan bentuk kerjasama antara pemerintah Dusun, Dinas Pemberdayaan Dusun (PMD) dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Wabup Apri Saat Pemasangan Tanda Peserta Kepada Perwakilan Rio se Kabupaten Bungo.

Plt Kadis PMD Taufik Hidayat dalam sambutannya mengatakan. Untuk peserta sendiri berjumlah 245 termasuk pendamping dari instansi terkait, dan diikuti 90 dusun. Dan tiap dusun mengutuskan beragam, ada yang dua orang, tiga orang dan terbanyak empat orang.

“Selain menerima materi dari Kemendes, Kemendagri maupun Kepolisian dan Kejaksaan, peserta ini juga akan melihat langsung salah satu desa terbaik di Lombok ini, yang mampu mengelola wisatanya dengan baik pak wabup,” ucap Plt Kadis PMD Kabupaten Bungo.

Rio (Kades) Mengikuti Bimtek Pengolahan dan Administrasi BUMdus.

“Harapan bagi peserta bimtek, agar ilmu yang didapat dan pemahaman secara langsung ke lapangan ini bisa menambah pengetahuan para Rio dan perangkatnya, ketika pulang ke Bungo mendapatkan gambaran bagaimana membangun serta memajukan BUMDus masing-masing,” ujar Taufik Hidayat.

Pelatihan dan studi lapangan ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bungo H. Safrudin Dwi Apriyanto, diawal sambutannya, Wabup mengatakan bahwa dalam agenda sebelumnya Bupati Bungo H Mashuri SP.ME yang akan langsung membuka kegiatan Bimtek ini, namun karena akan ada kunjungan Komisi V DPR-RI, yang juga berkaitan erat dengan pembangunan daerah, maka Bupati mengutuskan Wabup untuk membuka kegiatan tersebut.

Wakil Bupati ini mengatakan, saat ini salah satu yang masih menjadi problem yaitu masih banyak kekeliruan pada persoalan administratif dusun yang ada di Kabupaten Bungo, artinya memang perlu bimbingan lebih kepada Rio maupun perangkat dusun lainnya, dalam memperkuat pengetahuan, kemampuan agar persoalan administratif ini terus dapat dipahami.

Apri juga menyampaikan pesan Bupati Bungo H Mashuri S.P.ME kepada para Rio, BPD dan perangkat dusun, dimana pertama, bupati meminta para Rio bisa bekerja dengan penuh tanggung jawab.

“Pertama laksanakan tugas sungguh-sungguh dengan amanah. Kedua laksanakan program yang tertuang di APBDus dengan baik dan dikerjakan bersama-sama dengan aktif perangkat dusun. Dan yang ketiga, galilah dan garap potensi dusun terutama terkait dengan kearifan lokal di dusun,” kata Wabup Apri.

Terakhir Wakil Bupati Bungo berharap usai Bimtek dan studi lapangan ini, dusun-dusun di Bungo dapat lebih kompetitif dalam menggali potensi dusun, dan tentunya mampu mendorong peningkatan ekonomi dusun serta Kabupaten Bungo.

Turut hadir pula dan mengisi salah satu materi, AKP Subhan Kasubbag Hukum Polres Bungo, Kasi Intel Kajari Muara Bungo Yuriswandi yang juga mengisi salah satu materi.

Selain itu, pemateri dari Kemendagri Prof Fernades Simangunsong, pemateri dari Kemendes Drajat Febrianto dan beberapa pemateri lainnya. Hadir pula Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan dan SDM, Drs Mursidi, MM. (zek)

ADVERTISEMENT







ADVERTISEMENT