Tradisi Warga Sungai Abang, Bekarang Ikan Besamo Masih Bertahan

Dibaca: 280 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Tradisi lama di Desa Sungai Abang, Kecamatan VII Koto, yang dikenal dengan bekerang ikan besamo hingga sekarang masih terjaga dengan baik, bekerang dilaksanakan di Tebat Koto Jayo, belakang rumah kepala Desa Sungai Abang, Kamis (30/07).

Pantauan media ini dilokasi, usai berdoa bersama masyarakat Sungai Abang dari mulai anak-anak, remaja dan orang tua berjejer mengelilingi Tebat Koto Jayo tempat bekarang ikan basamo.

Ketua Lembaga Adat Desa Sungai Abang Azman menceritakan, tradisi bekarang memang sudah melekat di masyarakat Sungai. Tradisi ini peninggalan nenek moyang, setahun sekali masyarakat bekarang ikan besamo.

Bekarang ikan basamo merupakan budaya khas masyarakat Sungai Abang setiap setahun sekali, untuk menangkap ikan masyarakat harus mengunakan cauk ikan dan dikecal pakai tangan mencari ikan, tidak boleh mengunakan jaring dan pukat atau jalo, agar bekarang ikan besamo terlihat meriah dan gembira.

“Tradisi bekarang ikan di Sungai Abang harus dilestarikan sekaligus untuk peningkatan promosi potensi obyek wisata di desa ini,” ungkap Azman.

Ketua pelaksana bekarang ikan besamo Gunawan menjelaskan, bahwa Pemdes Sungai Abang pada tanggal 14 November 2018 yang lalu melepas ribuan bibit ikan di Tebat Koto Jayo tempat masyarakat bekarang Ikan besamo. Bibit Ikan tersebut dari Pemkab Tebo dan Pemprov Jambi yaitu ikan Gurami dan Ikan Baung.

“Bekarang ikan besamo merupakan tradisi msyarakat Desa Sungai Abang Vll Koto dari zaman dahulnya, masyarakat terus melestarikan khas Budaya Bekarang ikan di Tebat Koto Jayo, jangan sampai tradisi ini hilang tergerus dengan kemajuan zaman,”ujar Gunawan.

Sementara Jefri warga yang ikut bekarang ikan di Tebat Koto Jayo saat dimintai tanggapan mengatakan, durinya bersama teman-teman telah mempersiapkan alat menangkap ikan sejak jauh hari dengan harapan bisa mendapat ikan yang lumayan.

“ Semoga dalam bekarang besamo ikannya banyak masuk dalam perangkap yang telah kami siapkan, kegiatan ini menjadi daya tarik pengunjung dari luar daerah karena langka terjadi di tempat lain,”ucap Jefri. (nwr)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT