Diduga Wartawan Online di Bungo Dipukul R

Dibaca: 366 kali
Tampak Zulfikar Salah Satu Wartawan Online Korban Pemukulan.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tengah duduk santai di sebuah warung makan bersama Meta, personil Duo Singa. Zulfikar salah satu wartawan media Online di Kabupaten Bungo tiba-tiba di serang dan di pukul di bagian kepala, Senin (29/10).

Kepada sejumlah wartawan Zulfikar mengatakan, dirinya diserang oleh inisial S dan di pukul di bagian kepala oleh oknum inisial R. Keduanya menyerang tiba-tiba dan sebelum di pukul, Zulfikar mengatakan bahwa dirinya terlebih dahulu di lempar dengan menggunakan gelas.

“Aku lagi duduk samo Meta di warung bang, tiba-tiba datang S ini dengan anak atau keponakannya saya kurang tahu, saya di lempar dengan gelas dan di pukul di bagian belakang kepala Saya, ” ungkap Zulfikar, Senin (29/10).

Pemukulan yang dilakukan oleh oknum tersebut, diduga berkaitan dengan pemberitaan Bungo Expo. Zulfikar menduga bahwa pemukulan yang dilakukan oknum kepada dirinya, akibat membuat berita Iwan Chaniago, yang tak lain pimpinan EO BEE Management.

“Yang sayo tahu bahwa S ini, adalah teman dekat dari Iwan Chaniago yang tak lain pimpinan EO BEE Management. Jadi munkin karena hal itu dirinya dipukul,” kata Zulfikar.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Bungo (PWB) Azroni mengecam keras tindakan dua oknum tersebut. Sebagai organisasi profesi yang menaungi wartawan di Bungo, bahwa pengurus dan anggota PWB sudah berembuk dengan keputusan akan mendampingi Zulfikar menempuh jalur hukum.

“Kawan-kawan langsung merespon, kita pada intinya mengecam keras tindakan oknum ini dan siap mendampingi Zulfikar pada proses hukum,” ucap Roni didampingi Sekjen PWB Ahmad Pudaili.

Hal senada dikatakan, Ketua DPW Join Provinsi Jambi, Zakaria alias Jek ikut mengutuk tindakan oknum yang melakukan kekerasan fisik pada wartawan. Menurutnya hal tersebut bertentangan dengan UU pers nomor 40 tahun 1999. Sebagai salah satu pimpinan organisasi media online di Provinsi Jambi, Join akan membantu persoalan hukum yang ingin di tempuh Zulfikar.

“Tidak zaman lagi main kekerasan, JOIN akan dampingi Zulfikar untuk melaporkan dugaan penyerangan dan pemukulan ini ke Pihak Kepolisian,” tutup Zakaria. (jul)

ADVERTISEMENT


Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*