Air Batu Napal di Limbur Jadi Serbuan Warga

Dibaca: 642 kali
Tampak : Warga Rela Antri Demi Mendapatkan Air Batu Napal

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Lima mata air Ajaib dari batu napal, yang berlokasi di Dusun Tanjung Bungo, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo – Jambi, kini menjadi serbuan masyarakat sekitar dan dusun tetangga.

Betapa tidak, sejak ditemukan sumber mata air dari batu napal tersebut, warga sekitar beramai-ramai mendatangi lokasi ingin mengambil air tersebut, meski mereka harus antri berjam-jam hingga hingga larut malam.

Tim Sabtu – Minggu Saat Berada di Lokasi Air Ajaib dari Batu Napal

“Kami sekarang sudah mengkonsumsi air dari batu napal semua pak. Selain air jernih dan juga aman diminum untuk sehari-hari. Air ini serasa minum air mineral saja. Bahkan bisa juga untuk obat,” tutur Timah Sari, seroang warga sekitar.

BACA JUGA :  Warga Bungo, Rela Antri Demi Mendapatkan Air Ajaib Tanpa Dimasak

Sementara itu, Rio Dusun Tanjung Bungo, Sumar juga mengatakan, sejak ditemukan sumber mata air dari batu napal ini, sudah banyak masyarakat mengantri demi mendapatkan air tersebut.

Tim Sabtu – Minggu Saat Berada di Lokasi Air Ajaib dari Batu Napal Limbur

“Bukan hanya dari dusun kami saja yang datang kesini, tapi banyak juga dari dusun tetangga dan ada juga yang luar dari limbur datang keseni itu, hanya sekedar mengambil air batu napal ini saja,” kata Sumar, Minggu (29/09).

 

BACA JUGA :  Ternyata Air Ajaib dari Batu Napal di Bungo Bisa Sembuhkan Penyakit

Dikatakan, kedepan pihak dusun akan membuat pondok kecil agar warga yang antri mengambil air ini, bisa duduk santai.” Ini merupakan anugrah dari Allah SWT, karena masyarakat kami banyak yang mengambil air ini, untuk kebutuhan sehari -hari,” cetus Sumar.

Terpisah, Alfian anggota DPRD Bungo, yang juga warga sekitar mengatakan, masyarakat sekitar sudah tiga bukan mengkonsumsi air dari sumber batu napal. Selama warga mengkonsumsi air ini, tak ada masalah, karena memang airnya bersih.

“Kami berharap air ini, bisa menjadi berkah bagi banyak orang, karena air yang diambil tidak perlu dimasak lagi. Anehmya, kalau dimasak malahan rasanya beda dengan yang tidak dimasak, itulah keunikan air tersebut,” tutupnya. (zek)

ADVERTISEMENT





ADVERTISEMENT