Gawat!! Listrik PDAM di Bungo Sempat Diputuskan Air di Rumah Warga Mati Total

Dibaca: 288 kali
fhoto ilustrasi air tidak mengalir.

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Listrik milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pancuran Telago Muara Bungo, sempat diputuskan, oleh Pihak PLN, Rayon Muara Bungo, Jumat (29/5/2018).

Pemutusan jaringan Listrik tersebut, bukanlah tanpa alasan, karena PDAM Pancuran Telago Muara Bungo, mempunyai tunggakan listrik yang sangat besar berkisar, Rp 760 jutaan lebih, sejak Dirut PDAM yang lama.

Informasi yang diperoleh, sidakpost.id, pihak PLN Rayon Muara Bungo, sudah pernah mengirimkan surat terguran, agar PDAM membayar tunggakan yang sudah membengkak. Akibat diputusnya aliran listrik oleh PLN, air PDAM mati total seluruh pelanggan di Kabupaten Bungo.

Manager Rayon, PLN Maara Bungo, Trio Nurmansyah, dikonfirmasi mengatakan, membenarkan jaringan listrik di PDAM Pancuran Telago, Muara Bungo, sudah diputuskan karena tidak membayar semua tunggakan listrik.

Sebut, Trio bahwa pihaknya, telah memberikan tenggang waktu yang begitu lama kepada PDAM, agar membayar semua tunggakan yang listrik yang sudah membengkak.

“Kita sudah membuat, Surat Perjanjian Hutang (SPH), karena sudah menyangkut hidup orang banyak, maka kita buat surat SPH itu, tadi pihak PDAM, sudah datang ke PLN, tapi surat SPH itu, belum juga ditandatangani,” ujar Trio.

Sebut dia, kalau memang surat SPH itu, sudah di tandatangan maka, jaringan listrik PDAM akan dihidupkan kembali, karena ada pengakuan dari pihak PDAM. Ia juga mengakui, bahwa pihaknya bekerja semaksimal mungkin, namun didepan mata ada yang tidak bayar dalam jumlah besar.

“Ya kita tinggal nunggu surat RPH ditandatangan saja, bila sudah ditandatangan oleh Dirut PDAM maka jaringan listrik akan kita sambung kembali. Kami juga untuk laporan ke Pusat jadi mau tak mau harus ada keseriusan dari PDAM,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Dirut PDAM Pancuran Telago, Muara Bungo, H Tommy Usman, dikonfirmasi via telepon selulernya mengatakan, surat RPH yang dibuat oleh pihak PLN, sudah dia tandatangan, listrik PDAM sudah dihidupkan kembali.

Sebut Tommy, sebelumnya sudah ada komitmen bahwa semua tunggakan listrik PDAM akan di bayar setelah APBD Perubahan, akhir Agustus mendatang. Tapi semua pembicaraan tersebut tidak diindahkan oleh pihak PLN, oleh karena itu, surat itu ditandatangan agar listrik dihidupkan.

“Kini listrik sudah hidup kembali, dalam wartu 4 jam kedepan maka air akan normal kembali ke semua pelanggan PDAM. Pihak PLN meminta agar PDAM membayar tagihan paling lambat 21 Juli nanti, padahal sudah ada pembicaraan, akan dibayar sesudah APBD Perubahan mendatang karena pembayaran tersebut dapat subsidi dari daerah,” tegas Tommy. (zek)

ADVERTISEMENT


ADVERTISEMENT

Komentar

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*