Prajurit Kodim 0416 Bute Ikuti Penyuluhan Kesehatan

Prajurit Kodim 0416/Bute menerima penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat terkait maraknya penyakit Demam Berdarah (DBD) . Foto : sidakpost id/zakaria

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Prajurit Kodim 0416/Bute mengikuti penyuluhan kesehatan tentang perilaku hidup bersih dan sehat terkait maraknya penyakit Demam Berdarah (DBD) di musim penghujan yang di gelar di Aula Makodim Rabu (29/03/2023).

Kegiatan penyuluhan yang dilakukan oleh Tim Polkes 02.10.11 Bute dengan tujuan menciptakan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan agar tetap bersih sehingga terhindar dari penyakit Demam Berdarah (DBD) yang diikuti oleh seluruh prajurit TNI dan PNS Kodim 0416/Bute.

Dalam penyuluhan tersebut menghadirkan pembicara kesehatan masalah penyakit Demam Berdarah (DBD) oleh dr. Reza Nofrialdi Terkait tentang Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dandim 0416/Bute Letkol Inf Evid Nirwan E, S.H., M.Si yang diwakili Pasipers Kodim 0416/Bute Kapten Ckm Muhammad Anas.

Kapten Ckm Muhammad mengatakan kegiatan penyuluhan Demam Berdarah (DBD) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim Polkes 02.10.11 Bute yang telah bersedia memberikan penyuluhan kesehatan yang sangat bermanfaat bagi prajurit TNI dan PNS Kodim 0416/Bute.

“Penyuluhan ini sangat penting dengan tujuan agar dapat menjaga dari pribadi maupun bagi lingkungan keluarga dan masyarakat luas,” ungkapnya.

Dokter Reza Nofrialdi memaparkan jika DBD merupakan penyakit tropis yang masih tinggi angka kejadiannya di dalam negeri, DBD masih menjadi ancaman yang cukup tinggi.

“Nyamuk Aydes Aegypti menjadi penyebab terjadinya penyakit Demam Berdarah Dengue. Nyamuk ini tergolong “eksklusif” dan sangat cepat penyebarannya seiring memasuki musim penghujan dengan intensitas tinggi dan terkadang cuaca yang tak menentu,” jelasnya.

Gejala yang timbul jika terpapar penyakit ini adalah seperti demam tinggi, sakit kepala, mual, muntah, tidak selera makan serta timbul bintik-bintik merah pada beberapa bagian tubuh.

Jika hal ini terus berlanjut dan tidak diobati maka kerusakan dapat terjadi sampai ke pembuluh darah, pendarahan di gusi, hidung atau di bawah kulit. Jenis gejala ini bisa berlanjut hingga dapat menyebabkan kematian.

Cara pengobatan yang dilakukan adalah dengan mengkonsumsi cairan yang banyak, mengkonsumsi obat pereda demam, makan makanan yang sehat, serta istirahat yang cukup.

“Untuk kasus yang parah, diharuskan untuk dirawat inap di puskesmas atau rumah sakit,” jelas dr. Reza.

Dalam penyuluhan ini juga dijelaskan tips atau cara pencegahan DBD yaitu dengan selalu mengenakan baju dan celana panjang, mengoleskan lotion anti nyamuk, tidur dalam kelambu serta membersihkan genangan air disekitar rumah. (zek)