Resmi, Sidakpost.id Terverifikasi Dewan Pers

Dibaca: 581 kali

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Setelah berjuang keras untuk melengkapi berbagai macam persyaratan yang diwajibkan oleh Dewan Pers, akhirnya media online Sidakpost.id yang berkantor pusat di kota Muara Bungo, Provinsi Jambi ini resmi terverifikasi dan dinyatakan terdaftar di Dewan Pers.

Tanda terdaftar administrasi media sidakpost.id ini dapat dilihat dari laman resmi Dewan Pers dewanpers.or.id. Dari laman resmi ini juga diketahui jika media sidakpost.id telah diterima dan terdaftar secara administrasi di Dewan Pers per tanggal 27 Maret 2021.

Penanggungjawab sekaligus Pemimpin Redaksi sidakpost.id, Zakaria, S.Sos.I menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan media sidakpost.id yang menjadi bagian dari media yang telah terdaftar di Dewan Pers.

“Tentunya ada rasa bangga dan syukur atas keberhasilan ini. Dengan demikian artinya sidakpost.id telah resmi menjadi bagian dari media yang terdaftar dan terverifikasi di Dewan Pers,” ungkap Zakaria, yang juga ketua DPW JOIN Jambi, Senin (29/03/2021).

Menurut pria yang akrab disapa Zek ini, sebagai salah satu media siber yang terus aktif menyampaikan berita kepada masyarakat, dirinya memandang perlu adanya pengakuan resmi dari Dewan Pers sebagai naungan para pekerja pers dan perusahaan pers dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Dengan terdaftarnya sidakpost.id di Dewan Pers, artinya media kita ikut dalam perlindungan Dewan Pers dan segala macam usuran yang menyangkut dengan pekerjaan pers bisa kita koordinasikan dengan Dewan Pers sebagai lembaga tertinggi yang menaungi insan pers dan perusahaan pers di Indonesia,” ucapnya lagi.

Zakaria juga mengajak semua pelaku pers dan pemilik perusahaan pers di kabupaten Bungo, untuk dapat ikut serta mendaftarkan perusahaannya ke Dewan Pers demi untuk keberlangsungan media itu sendiri.

“Walaupun keberadaan media kita di daerah, tapi eksistensinya haruslah secara nasional dan terdaftar di lembaga yang semestinya. Media boleh lokal tapi sekalanya nasional,” tandasnya.

Setelah terverifikasi adminitrasi maka tinggal satu langkah lagi yakni faktual.” Kami berupaya dan tetap fokus untuk verifikasi faktual. (red/jul)

ADVERTISEMENT