Warga Tebo Kaget, Sedang Menyadap Karet Ada Buaya Ekor di Darat Kepala di Sungai

Inilah Penampakan Buaya Besar diperkirakan panjang 4 meter tertangkap kamera smartphone milik Sutanto ketika buaya itu kabur ke tengah sungai alai. Foto : sidakpost.id/Zakaria/

SIDAKPOST.ID, TEBO –  Warga Unit II, Jalan 10, Kelurahan Mandiri Agung, Kecamatan Rimbo Bujang, kabupaten Tebo, provinsi Jambi, mulai resah akibat munculnya buaya besar di pinggir sungai alai dekat kebun karet milik warga.

Informasi diperoleh buaya itu diperkirakan panjang 4 meter lebih dengan posisi ekor di darat dan kepala arah sungai alai. Saat itu Sutanto kaget, melihat ada buaya besar berjarak 5 meter darinya menyadap karet.

Baca Juga :  Pasca Buaya Ganas Mengamuk, Keturunan Nyai Hadijah Sang Dukun Besar, Dapat Petunjuk Seperti Ini

“Awalnya yang melihat ada buaya di sungai alai itu ibu Siti Aisyah. Dimana kebun dia juga bersebelahan dengan kebun karet saya. Dia bilang ada biaya besar mas dekat mas. Setelah saya lihat benar ada buaya,” ujar Sutanto, Minggu (29/01/2023) kepada sidakpost.id.

Dijelaskan, mungkin buaya tersebut dengar pembicaraan dia bersama ibu Siti Aisyah, akhirnya buaya tersebut langsung lari ke tengah sungai. Memang pada saat buaya itu terlihat kondisi air sungai alai sedang naik.

“Bahkan di area kebun saya air sungai alai sudah sebatas mata kaki orang dewasa. Kalau ibu Siti Aisyah tidak memberitahu kepada saya ada biaya, saya tidak tahu sama sekali. Beruntung diketahui, setalah kami berdua ngobrol terlihat jelas buaya itu lari ke tengah sungai,” ujarnya.

Sementara itu ibu Siti Aisyah, juga sangat kaget melihat biaya yang ukuran besar itu ekor berada di tebing kepala di sungai alai. Ini baru kali ini terlihat jelas ada buaya dan sempat diabadikan oleh mas Sutanto saat melihat biaya itu lari.

“Tentu kami sangat khawatir bila air sungai alai naik bisa – bisa buaya naik ke daratan dan kami menyadap karet menjadi takut. Semoga saja buaya itu tidak muncul lagi di tempat kami. Karena kalau seperti ini tidak berani menyadap karet kalau air banjir,” ujar Siti Aisyah. (zek)