Fenomena Pasar Sarinah, Nasib Pedagang Bagaikan Krakap Tumbuh Dibatu

Dibaca: 549 kali

SIDAKPOST.ID, TEBO – Fenomena Kelabu di Pasar Sarinah Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo, bayangkan saja nasib pedagang disemua sektor semakin parah ” Bagaikan Krakap Tumbuh Dibatu, Hidup Segan Mati Tak Mau “. Parahnya kondisi ini dipicu akibat harga karet di petani tak kunjung stabil, diperparah lagi meraja lelanya wabah Virus Corana atau pandemi Covid-19.

Seperti dituturkan oleh Sudirman Koto pedagang kain (pakaian jadi -red) yang mangkal di Pasar Sarinah Wirotho Agung, nasib pedagang disemua sektor saat ini kembang kempis alias menggelepar terpuruk, karena hasil jualannya merosot drastis sehingga tak cukup lagi untuk menghidupi keluarganya.

” Pedagang belum bisa terdongkrak ekonominya karena harga karet belum memadai dan kini diperparah lagi adanya wabah Corona belum juga hilang, saat ini yang namanya tidak pecah telur sampai empat hari sering dialami, kepala pusing tujuh keliling mikirin kebutuhan keluarga tidak tercukupi, ” ungkap Sudirman Koto, Senin (28/12/2020).

Hal senada diungkapkan oleh Ernianti Sikumbang penjual pakaian jadi (Bayu Colektion) Pasar Sarinah, sampai saat ini Pasar sunyi lengang pengunjung dan langka pembeli.

” Istilahnya saat ini pedagang kain makan kain yang artinya pembeli berkurang terpaksa makan dari modal, semoga Corona segera berlalu dan perekonomian masyarakat bisa tertata kembali, ” ujar Ernianti. (asa)

ADVERTISEMENT